AMLAPURA, BALIPOST.com – Pesta tuak Jumat (16/2) malam menjadi akhir dari perjalanan hidup I Nyoman Yasa (40). Bujang asal Banjar Abang Kelod, Desa/Kecamatan Abang, Karangasem itu jatuh ke sungai ketika pulang dari tempat minum-minum.

Pada Sabtu (17/2) siang tetangganya pun heboh karena laki-laki humoris itu ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. ‘’Korban ditemukan dalam posisi terlentang di dasar sungai Tukad Bangke, masih di wilayah Abang Kelod. Ada sejumlah luka di wajah dan kepala, kemungkinan itu karena terantuk batu sungai,’’ ujar Kapolsek Abang, AKP I Nyoman Sugita Yasa.

Petaka yang dialami korban terjadi ketika korban pulang dari rumah temannya I Made Alit (40), masih di Banjar Abang Kelod. Namun saat pulang sekitar pukul 21.00, korban masih dalam kondisi mabuk usai pesta arak.

Korban pulang diantar sepeda motor sampai di jalan setapak di pinggir aliran Tukad Bangke. Dari jalan setapak itu korban kemudian berjalan kaki.

Baca juga:  Manis Galungan, Ratusan Krama Bali Pakelem di Puncak Gunung Agung

Berdasarkan penyelidikan polisi, korban jatuh ke sungai diduga karena terpeleset. Korban terperosok dari ketinggian sekitar 20 meter.

Pria yang memang dikenal doyan minum tuak itu meregang nyawa karena luka parah di kepala akibat terbentur batu di dasar sungai. Pihak keluarga korban meyakini korban tewas karena kecerobohannya sendiri sehingga mereka menolak dilakukan otopsi.

Nasib korban baru diketahui sekitar pukul 13.00 Wita. Jasadnya pertama kali diketahui ayahnya I Nyoman Sarga (65).

Sebelumnya Sarga sudah panik karena sampai siang korban tak kunjung pulang. ‘’Biasanya kalaupun menginap di rumah temannya, jam tujuh pagi pasti sudah ada di rumah. Ini sampai jam sebelas dia belum datang,’’ kata Sarga.

Karena khawatir, Sarga kemudian mencoba mencari-cari korban dengan menyusuri jalan setapak yang biasa dilalui korban. Benar saja, Sarga akhirnya menemukan korban sudah dalam kondisi tak bernyawa, kaku terlentang telanjang dada di sungai. (kmb/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.