SINGARAJA, BALIPOST.com – Potongan tubuh manusia yang bentuknya mirip bagian kaki ditemukan terdampar di tepi pantai di Pantai Banjar Dinas Mekar Sari, Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan Selasa (13/2). Diperkirakan panjang bagian tubuh manusia sekitar 50 centimeter.

Penemuan bagian tubuh manusia itu membuat warga di sekitar lokasi penemuan geger. Informasi dikumpulkan di lapangan menyebutkan, penemuan ini berawal saat dua orang warga masing-masing Nyoman Piter Dian (17) dan Nyoman Sukrawa (21), warga Desa Bukti yang akan memetik kelapa di lahan perkebunan yang tidak jauh dari tepian pantai.

Belum sempat memetik kelapa, keduanya mencium bau busuk menyebar di sekitar lokasi. Dian dan Sukrawa kemudian berusaha mencari sumber bau busuk tersebut.

Saat didekati, bau itu bersumber dari sebuah benda di pinggir pantai yang terlilit sampah. Tadinya benda itu diduga bangkai ternak yang dibawa arus laut. Namun setelah diamati lebih dekat, benda itu menyerupai bagian kaki manusia.

Baca juga:  Penyu Sisik Ditemukan Terdampar di Pantai Tembles

Keduanya kemudian menjauh dari lokasi penemuan sambil melaporkan temuan itu kepada mandor mereka Gede Sarnaya.

Kapolsek Kubutambahan AKP Nyoman Sura Maryantika seizin Kapolres Buleleng AKBP Suratno, S.IK  membenarkan peristiwa penemuan benda yasng diduga kaki manusia tersebut. AKP Sura Maryantika mengatakan, dari penyelidikan sementara ptoongan yang diduga kaki manusia itu merupakan bagian paha hingga telapak kaki.

Pada bagian lutut sudah membusuk dan dikerubuti lalat. Sementara, pada bagian telapak dan punggung kaki juga sudah mengering.

Untuk sementara, potongan kaki menusia itu dititipkan di kamar jenazah RSUD Buleleng untuk diepriksa lebih lanjut. “Hasil kordinasi dengan puskemas dan memastikan potongan tubuh manusia itu kita titipkan di ruang jenazah RSUD dan sambil kami melakukan melakukan penyelidikan siapa tahu ada warga yang kehilangan anggota keluarganya,” jelasnya. (Mudiarta/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.