MANGUPURA, BALIPOST.com – Kuta memang terkenal dengan obyek pantainya. Namun, ada satu destinasi wisata yang patut dikunjungi di Kuta Selatan, yakni Malini Agro Park.

Objek wisata yang lokasinya berdekatan dengan kawasan Pura Uluwatu ini, selain menyandang tempat wisata sehat, juga menyajikan panorama tebing kapur yang exotis yang cocok untuk penggemar fotografi.

Menurut pemilik Malini Agro Park, Wayan Tana, tempat wisata ini dikatakan sehat, karena semua sayuran yang disajikan, diambil dari kebunnya. Di lokasi ini, ada sekitar 20 varietas tanaman sayur yang ditaman.

Bahkan, melalui program learning farm, wisatawan diberi kesempatan untuk ikut menaman sayur. Dalam learning farm tersebut, wisatawan juga diberikan penjelasan, terkait perkembangan tanaman sayur serta penghasilan dari petani.

Proses dari wisata sehat yang dimaksud yaitu, ketika sayur itu didapat mulai dari menanam, memetik, kemudian memasak dan akhirnya disuguhkan langsung kepada wisatawan. “Inilah yang disebut dengan konsep farm to table. Konsep ini belum ada yang menerapkan di Indonesia,” katanya.

Baca juga:  GWBN Tawarkan 500 Destinasi Wisata

Dengan menyajikan langsung setelah dipanen di kebun, kadar nutrisi, mineral maupaun vitamin dari sayur tersebut akan terjamin. Selama ini, dikatakan sebagian besar sayur didatangkan dari luar Bali dan dari Bedugul.

Karena jarak yang jauh sebelum sampai di tempat konsumen, banyak mineral, vitamin dan nutrisinya yang hilang. “Sayur di sini semua organik. Di sini bisa dikonsumsi langsung secara mentah. Baik dengan cara dibuat jus atau smoothie,” pungkasnya.

Panjat tebing atau cliff adventure merupakan aktivitas yang bisa dicoba di Malini Agro Park. (BP/edi)

Di Malini Agro Park, ada sejumlah kegiatan, diantaranya, learning farm, bercocok tanam, outbound, meditasi, dan cliff adventure. Sedangkan bagi pecinta fotografi, lokasi ini menjadi lokasi yang bagus untuk mengabadikan keindahan alam.

Lokasi ini berhadapan langsung dengan samudera Hindia. Ada juga sejumlah spot foto dengan nuansa alam yang sangat indah dan pemandangan saat matahari terbenam. (Yudi Karnaedi/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.