Kepala Badan Keuangan Pendapatan Aset Daerah (BKPAD) I Gede Suryawan. (BP/nan)
BANGLI, BALIPOST.com – Pemkab Bangli pada 2018 bakal mulai menerapkan Tunjangan Kinerja (Tukin). Penerapan program ini, sebagai upaya untuk meningkatkan kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bangli.

Kepala Badan Keuangan Pendapatan Aset Daerah (BKPAD) I Gede Suryawan, Kamis (14/12) mengungkapkan, pada tahun 2018, sesuai dengan instruksi Bupati, Tukin ini memang sudah harus dijalankan. Kata dia, meski memiliki kemiripan dengan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP), namun ada perbedaannya. Jika TPP setiap bulannya sama diberikan, tapi kalau Tukin ini berdasarkan capaian target kinerja.

Menurut Suryawan, ada dua tahap untuk pencapaian kinerja tersebut yakni target kerja daerah (TKD). TKD ditentukan dalam bentuk persentase.

Dia mencontohkan untuk triwulan pertama 30 persen dari segi fisik dan keuangan. Dan 30 persen itu akan dijabarkan setiap bulannya untuk bulan pertama 5 persen, bulan kedua 10 dan ketika 15 persen dan seterusnya, sehingga target kerja daerah ini mencapai 100 persen akhir tahun.

Baca juga:  Lelang Penataan Penelokan Diminta Awal 2018

“Target kerja daerah ini harus dicapai oleh masing-masing OPD. Semua capaian target kerja daerah. Kalau OPD mencapai yang ditentukan, akan dibayarkan sesuai nominal pembayaran. Sementara jika OPD di bulan pertama hanya mampu mencapai 4 persen, maka kinerjanya dibayarkan 4 persen sesuai dengan pencapaian target. Jika mampu mencapai 5 persen, maka penuh akan mendapatkan Tukin itu,” paparnya.

Kata Suryawan, selain TKD ada juga yang namanya kinerja OPD penyerapan anggaran. Serapan anggaran, dan realisasi kegiatan fisik. Nantinya ada laporan setiap bulannya berapa realisasi kegiatan fisiknya. ā€œTujuan dari penerapan Tukin ini adalah untuk memacu kinerja para pegawai agar bisa melakukan pekerjaanya sesuai target yang telah ditentukan. Semoga dengan diterapkannya Tukin ini, kinerja pegawai bisa lebih baik lagi kedepannya,” harap Gede Suryawan. (Eka Parananda/balipost)

BAGIKAN

1 KOMENTAR

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.