DENPASAR, BALIPOST.com – Jiwa korsa seluruh anggota Korpri termasuk di Polda Bali harus terpupuk, selalu bersatu padu sebagai perekat bangsa. Keberadaan Korpri bukan hanya sebagai pelengkap semata, tetapi harus dapat berperan dalam peningkatan kinerja dan pembinaan demi keberhasilan Polri ke depan. Hal itu disampaikan Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose saat upacara HUT ke-46 Kopri, Rabu (29/11).

Kapolda juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap keluarga besar Korpri atas sumbangsih dan pengabdiannya selama ini. Peringatan HUT tahun ini harus menjadi momentum untuk melakukan refleksi, menjaga soliditas dan solidaritas.

Menurut jenderal bintang dua ini, Korpri harus menjadi pilar utama pemersatu Bangsa dan Negara Indonesia sebagai agen perekat kebhinekaan. Ia berharap Korpri menjadi organisasi dengan budaya yang penuh inovasi, kreativitas,  modern dan efisien. Melayani dengan jiwa dan semangat Pancasila.

“Korpri harus meningkatkan kualitas diri, semakin giat dalam bekerja, bersaing untuk maju, bertanggung jawab serta memberikan pelayanan terbaik kepada rakyat,” ucap Irjen Golose.

Usai apel, Kapolda menari Tari Bali Gemilang dengan seluruh peserta upacara. Setelah itu dilanjutkan dengan pelepasan balon ke udara dan pemotongan tumpeng.

Baca juga:  Amankan IMF-WB Annual Meeting, Polda 3 Wilayah Terjauh dari Bali Ini Dilibatkan

Peringatan HUT ke-46 Korpri bersama PNS  jajaran Garnizun Denpasar dilaksanakan di Lapangan Upacara Korem 163/Wira Satya Jalan PB Sudirman, Denpasar. Bertindak sebagai inspektur upacara, Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Stephanus Tri Mulyono. Dalam amanatnya, Kasdam menyampaikan adapun tujuan dari peringatan HUT Korpri yaitu memantapkan fungsi organisasi sebagai perekat, persatuan bangsa, memantapkan netralitas seluruh anggota terutama menghadapi Pemilukada serentak.

Selain itu juga untuk meningkatkan semangat profesionalitas seluruh PNS, mengoptimalkan kinerja terutama dibidang pelayanan publik, meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani serta meningkatkan kepedulian sosial.

Disamping itu, lanjut Brigjen Stephanus, setiap anggota Korpri harus menjadi aset bangsa, menjadi bagian dari solusi dan bukan bagian dari masalah bangsa. Artinya teruslah melakukan inovasi agar pelayanan publik bisa makin murah, bisa makin cepat, bisa makin baik, hilangkan berbagai kendala yang dapat mengurangi produktivitas dan menghambat percepatan laju pembangunan nasional. (Kerta Negara/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.