SEMARAPURA, BALIPOST.com – Jaringan distribusi air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Klungkung di wilayah Rendang, Karangasem masih putus. Hal tersebut menyebabkan masyarakat di Kota Semarapura krisis air bersih.

Guna memenuhi kebutuhan konsumsi dan MCK, sumur bor salah satunya di Lapangan GOR Swecapura pun diserbu. Berdasarkan pantauan, kedatangan warga yang berasal dari Desa Gelgel dan Kamasan sudah datang sejak pagi, sekitar pukul 08.00 Wita.

Baca juga:  BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Bali hingga 30 Desember 2025

Mereka membawa jirigen dan galon. Warga, Nyoman Ope mengatakan ini dilakukan karena aliran air PDAM nihil. “Dari kemarin tak ada air,” ujarnya.

Kebutuhan air per harinya cukup besar, minimal lima jirigen. Ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan MCK. “Kami berharap air bisa segera mengalir ke rumah,” tandasnya.

Sesuai informasi sebelumnya, sumber air di Rendang memiliki debit hingga 120 liter per detik. Putusnya jaringan menyebabkan sekitar 15 ribu pelanggan di Kota Semarapura kesulitan air bersih. (Sosiawan/balipost)

Baca juga:  Hujan Disertai Potensi Angin Kencang, Cek Prakiraan Cuaca Bali 3 Maret 2026
BAGIKAN