KGB
Ilustrasi. (BP/dok)
GIANYAR, BALIPOST.com – Setelah beberapa bulan melakukan penjaringan, Koalisi Gianyar Bangkit (KGB) akhirnya memutuskan Pande Maharani atau Gek Rani mendampingi Tjokorda Raka Kertyasa Sukawati untuk bertarung di Pilkada 2018. Gek Rani diputuskan sebagai Calon Wakil Bupati KGB setelah menyingkirkan dua kandidat lainya yakni A.A Wisnawa dan Ida Bagus Gaga Adi Saputra.

Juru bicara KGB Ngakan Ketut Putra, Kamis (2/11) menyatakan bahwa empat partai yang tergabung dalam KGB yakni Demokrat, Golkar, Gerindra dan PKPI sudah sepakat menetapkan Cok Ibah dan Gek Rani sebagai pasangan calon untuk maju di Pilkada 2018. “Kami memilih mereka berpaket sudah dengan berbagai pertimbangan,“ ucap politisi Partai PKPI itu.

Dikatakan salah satu pertimbangan itu adalah hasil survai dari Lembaga Survai Indonesia (LSI) yang menyatakan Gek Rani dengan dukungan tertinggi meliputi tujuh kecamatan di Kabupaten Gianyar. “Hasil survey adalah Gek Rani teratas, dengan pertimbangan bahwa pemerataan di setiap kecamatan menunjukan elektabilitas Gek Rani tertinggi, kemudian baru Gung Wis posisi ke dua lalau diikut Gus Gaga, “ ucapnya.

Disebutkan Cok Ibah sendiri sebagai calon Bupati KGB, menyetujui Gek Rani sebagai calon Wakil Bupati mendampingi dirinya maju di Pilkada 2018. “ Cok Ibah yang sudah pasti kita calonkan sebagai Bupati, sudah setuju dengan dipilihnya Gek Rani,“ katanya.

Baca juga:  Resmi Diberhentikan, Gus Gaga Nyatakan Siap Bertarung di Pilkada

Dikatakan langkah sleanjutnya tinggal kordinasi di masing masing partai agar menjatuhkan rekomendasi pada kesepakatan KGB yakni pasangan calon Cok Ibah dan Gek Rani. “Partai koalisi tinggal melaporkan saja kemasing masing indk partai, bahwa penjaringan KGB sudha memutuskan pasangan ini,“ ujarnya.

Disinggang adanya partai koalisi yang menolak Gek Rani, Pria yag juga Ketua Komisi I DPRD Gianyar ini menegaskan bahwa sudha menajdi kesepakatan sejak awal bahwa koalisi KGB akan mendukung setiap keputusan bersama. “ Semua setuju, dan kemarin semua juga sudah tanda tangan menyetujui pasangan ini untuk di dukung ke Pilkada 2018,“ katanya.

Senada disampaikan Katua Partai Gerindra Gianyar, Made Arimbawa bahwa dukungan partai koalisi yang tergabung dalam KGB sudah mengkrucut ke pasangan Cok Ibah dan Gek Rani. Diakui pula hasil ini sudah menenggelamkan paket CGT (Cok Ibah-Gus Gaga-Top) yang sebelumnya banyak disuarakan. Namun Arimbawa mengakui KGB belum menetukan nama paket untuk pasangan Cok Ibah dan Gek Rani. “ Nama paketnya memang belum dan masih kita bahas di internal koalisi, “ tandasnya. (manik astajaya/balipost)

 

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.