DENPASAR, BALIPOST.com – Menjaga udara agar tetap bersih dan segar di dalam ruangan sangat penting bagi kesehatan. Meski nyatanya, bau tidak sedap atau pengap seringkali sulit untuk dihindari terutama pada ruangan tertutup. Namun kini, sudah ada solusi dengan adanya teknologi ozonisasi. Mesin ozonisasi dapat memanaskan udara yang mengandung O2 menjadi O3 (ozon).

“O3 ini mempunyai fungsi untuk membasmi kuman dan bakteri-bakteri yang ada di ruangan. Setelah diozonisasi udara menjadi fresh dan bersih, ini sangat penting untuk kesehatan,” ujar Pemilik Mesin Ozonisasi, Parwata Kantiana saat berkunjung ke Bali Post, Jumat (20/10).

Menurut Parwata, ozonisasi utamanya sangat diperlukan di rumah sakit. Terlebih sebelum dilakukan tindakan operasi. O3 tidak saja membuat ruang operasi menjadi steril dari kuman dan bakteri. Tapi juga membuat bersih pakaian operasi milik dokter dan perawat. Sebab, ozonisasi mengikuti udara yang bisa masuk ke celah mana saja.

Baca juga:  Ciptakan Rasa Nyaman, Tenda Pengungsi di Ozonisasi

“Selama ini kan begitu habis dibersihkan di binatu, disimpan di lemari, mungkin sudah dikasih ultraviolet sehingga sudah dianggap membasmi kuman. Tapi kuman hanya mati di bagian pakaian yang terkena sinar, kalau terlipat belum tentu kena,” jelas pria yang juga Pemilik Tati Photo ini.

Parwata menambahkan, waktu yang dibutuhkan untuk ozonisasi bergantung pada luas ruangan. Mulai dari 20 menit, sampai dengan 2 jam untuk ukuran ruangan seluas hall. Setelah dilakukan ozonisasi, ruangan mesti didiamkan beberapa saat sampai bau ozon yang tercium seperti kaporit benar-benar hilang.

Ozonisasi tidak hanya dibutuhkan oleh rumah sakit. Tapi juga ruangan-ruangan lain seperti ruangan kerja, kamar-kamar di industri pariwisata, restoran, hingga tempat-tempat yang dijadikan pengungsian warga. “Saya sempat ke camp pengungsian di Klungkung dan Tanah Ampo untuk melakukan ozonisasi,” tandasnya. (Rindra Devita/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.