sar
Pembukaan INSARAG Team Leaders Meeting 2017. (BP/edi)
MANGUPURA, BALIPOST.com – Tim SAR dari 56 Negara, Rabu (18/10), mengikuti International Search and Rescue Advisory Group (INSARAG) Team Leaders Meeting 2017. Pertemuan berlangsung selama dua hari, 18 sampai 20 Oktober berlokasi di Padma Resort Legian.

INSARAG merupakan jaringan global dengan anggota lebih dari 80 negara dan organisasi dibawah PBB. INSARAG menangani kegiatan-kegiatan di bidang pencarian dan pertolongan pada bencana perkotaan atau lebih dikenal dengan Urban SAR. Organisasi menyediakan pedoman, standar dan metodologi terhadap penanganan bencana dalam skala masif, terutama di daerah perkotaan yang padat penduduknya dan dapat menimbulkan korban dalam jumlah besar.

Direktur Operasi SAR Basarnas, Brigadir Jenderal TNI (Mar) Ivan Ahmad Rizki Titus disela pembukaan, Rabu (18/10), mengatakan, INSARAG Team Leaders Meeting 2017 bertujuan untuk meningkatkan kemampuan operasional tim URBAN SAR seluruh dunia dalam memberikan bantuan URBAN SAR Internasional. Selain itu kegiatan ini juga sebagai forum diskusi terhadap isu-isu teknis melalui praktik serta pelatihan terbaik berdasarkan pada materi pelatihan USAR sebelumnya.

Baca juga:  Tim SAR Harus Mampu Minimalisir Ego Sektoral

Rizki Titus mengatakan, sebagai salah satu anggota INSARAG, Basarnas memiliki peran penting dalam tanggap darurat saat terjadinya bencana. Hal itu sesuai dengan yang tertulis dalam Undang-Undang No 29 Tahun 2014. Dengan visi mensukseskan operasi SAR yang efisien dan kredible serta misi menjalankan operasi SAR yang efektif dan aman.

“Basarnas berkomitmen menjadi yang terdepan dalam penanganan musibah dan bencana alam untuk menyelamatkan jiwa manusia dan menimalkan resiko,” ucapnya. (edi kurnaedi/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.