Tiru Badung
Bupati Bangli, Made Gianyar. (BP/nan)
BANGLI, BALIPOST.com – Jumlah kursi jabatan eselon II di lingkungan Pemkab Bangli yang lowong bakal segera bertambah, menjadi tujuh. Itu terjadi lantaran akan ada dua pejabat yang pensiun dalam waktu dekat ini yakni Asisten III Setda Warta Megantara dan Kepala Badan Kesbangpolinmas Nyoman Terus Arsawan.

Terkait banyaknya jumlah jabatan lowong di Pemkab Bangli, Bupati Bangli I Made Gianyar kembali mewacanakan akan menggelar mutasi secara bertahap mulai bulan depan. Informasi yang dihimpun di lingkungan Pemkab Bangli menyebutkan Asisten III Setda Warta Megantara akan pensiun bulan ini. Disusul kemudian dengan Kepala Badan Kesbangpolinmas Terus Arsawan.

Pensiunnya kedua pejabat tersebut dalam waktu dekat ini secara otomatis akan menambah jumlah kursi jabatan II yang lowong, dari yang semula lima menjadi tujuh. Adapun lima posisi jabatan yang telah kosong sejak beberapa bulan terakhir yakni dua staf ahli bupati, satu asisten sekda, Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah.

Bupati Bangli I Made Gianyar, Jumat (13/10), mengaku akan segera melakukan pengisian jabatan sekaligus mutasi. Dia menjelaskan, untuk kekosongan posisi jabatan eselon III dan IV akan dilakukan pengisian sekaligus mutasi pada bulan November mendatang. Sementara untuk eselon II, akan dilakukan mutasi pada Desember.

Baca juga:  Wali Kota Didesak Isi Jabatan Lowong Strategis Ini

Mutasi pejabat eselon II dilakukan karena sesuai mekanisme, sebelum pengisian jabatan kosong dilakukan harus didahului dengan menggelar mutasi/rotasi. Yang mana saja jabatan kosong nantinya itu yang akan dilelangkan. “Selanjutnya pengisiannya akan kita targetkan terisi di bulan Januari,” jelas Gianyar.

Terkait adanya rencana mutasi dan pengisian jabatan, pihaknya pun meminta kepada seluruh pegawainya untuk tetap focus bekerja. “Pegawai sekarang jangan mutasi aja yang dipikirin. Tapi kerja yang fokus,” imbuhnya.

Sebagaimana yang diketahui pelaksanaan mutasi dan pengisian jabatan di lingkungan Pemkab Bangli terus molor dari yang direncanakan. Molornya pelaksanaan mutasi pun sudah berkali-kali disoroti Ketua DPRD Bangli Ngakan Kutha Parwata.

Menurut Kutha Parwata seharusnya mutasi dan pengisian jabatan lowong sudah tuntas dilakukan 30 Desember 2016 lalu. Molornya mutasi terutama pengisian jabatan lowong dikhawatirkan Kutha Parwata akan berdampak pada rendahnya tingkat serapan APBD 2017 dan psikologis pejabat termasuk pegawai.

Agar mutasi sekaligus pengisian jabatan lowong bisa segera dilaksanakan, Kutha Parwata sempat menyurati Bupati Bangli I Made Gianyar. (Dayu Swasrina/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.