GIANYAR, BALIPOST.com – Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-100 mulai menggarap pembukaan jalan sepanjang 1.6 km dengan lebar tujuh meter dan gorong-gorong. Pembukaan ditandai secara resmi oleh Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata mewakili Gubernur Bali, disaksikan Kepala Satuan Angkatan Darat (Kasad) IX Udayana Brigjen Stephanus Tri Mulyono, dan segenap jajarannya di Lapangan Banjar Calo, Desa Pupuan, Tegalalang, Rabu (27/9).

Dandim 1616/Gianyar  Letkol Asep Noer Rokhmat melaporkan, pelaksanaan TMMD ke-100 Kodim 1616/Gianyar ditetapkan di Desa Pupuan, dengan pertimbangan daerah tersebut masih dalam kategori terpencil. Akses masuk menuju desa tersebut masih sangat minim, sehingga sangat diperlukan pembukaan jalan baru untuk menumbuhkan infrastuktur daerah setempat. ”Pengerjaanya kami target selesai 26 Oktober mendatang,” ucapnya.

Personil tetap  keseluruhan, ungkap dia, berjumlah sekitar 150 orang. Terdiri dari 143 TNI Gabungan, 2 orang Polres Gianyar, 5 orang tim teknis Pemkab Gianyar. Selain itu, juga akan didukung tenaga tidak tetap, dari Pemda Gianyar dan Organisasi Masyarakat setempat. Kegiatan nonfisik juga digalakkan, dengan memberikan berbagai materi penyuluhan tentang bela negara, ceramah agama, dan lainnya.

Disandingkan dengan pertandingan volley, Lomba seni tabuh dan tari, lomba mengayam alat-alat upacara. ”Kami lakukan bertahap dan berkelanjutan,” kata dia.

Baca juga:  DPR Sesalkan Belum Terpenuhinya Renstra Pembangunan TNI

Gubernur Bali dalam sambutan yang dibacakan Bupati Gianyar Anak Agung Gde Agung Bharata mengatakan, keterlibatan TNI dalam pemberdayaan masyarakat merupakan wujud kemanunggalan yang nyata. Perubahan positif ini ditentukan sikap mental, gerakan secara menyeluruh, pola pikir, dan cara kerja dalam tatanan bermasyarakat. ”TNI sebagai simbol pertahanan negara wajib memiliki etos kerja, integritas dan jiwa gotong royong,” ucapnya.

Lebih lanjut, Gubernur sangat menaruh harapan besar untuk memotivasi masyarakat sebagai subjek pembangunan, dengan semangat jiwa baru. Dan pada akhirnya nanti, akan mempercepat akselerasi pembangunan pemerintah.

“Saya mengajak semua pihak bulatkan tekad, tingkatkan pengabdian terhadap daerah yang kita cintai, sesuai kapasitas masing-masing melalui semangat kebersamaan,” ucap Bupati Agung Bharata.

Dalam kesempatan itu, Bupati Agung Bharata tak lupa untuk mengajak segenap masyarakat untuk berdoa dan berempati terhadap para semeton yang mengungsi akibat ancaman erupsi Gunung Agung. Pihaknya telah menginstruksikan jajarannya, untuk menyiapkan segala kebutuhan yang diperlukan di penampungan induk pengungsi yang datang ke Kabupaten Gianyar. ”Tim logistik, tenaga kesehatan, pengajar, dan lainnya, saya turunkan untuk melayani para pengungsi,agar kenyamanan mereka terjamin,” harapnya. (adv/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.