gunung
Suasana Gunung Agung yang terletak di Kabupaten Karangasem. (BP/dok)
DENPASAR, BALIPOST.com – Di sejumlah wilayah Karangasem terjadi hujan abu pada Senin (18/9) malam berdasarkan keterangan warga. Bahkan, terhadap kondisi tersebut, sejumlah warga mulai mengungsi dari tempat tinggalnya.

Sejumlah warga yang dekat dengan Gunung Agung sudah berbondong-bondong pergi mengungsi sekitar pukul 23.00 Wita pada Senin (18/9). Warga dari Desa Sebudi dengan mengendari motor, mobil dan truk mulai meninggalkan rumahnya. Bahkan, informasinya sudah ada 70 persen warga Dusun Lebih, Desa Sebudi sudah mengungsi ke Lapangan Rendang. Selain debu, bau gas juga semakin menyengat.

Namun, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam rilis yang diterima balipost.com Selasa (19/9) menyebutkan laporan dari PVMBG dan pantuan visual dari Pos Pengamatam Gunungapi Agung, belum terjadi hujan abu. Gunung Agung belum meletus dan mengeluarkan hujan abu.

Baca juga:  Gunung Agung Level III, Pengungsi Mulai Kembali ke Rumah
Pantauan satelit Himawari dari BMKG juga menunjukkan bahwa belum terdeteksi adanya hujan abu di sekitar G.Agung. Hasil analisis satelit Aqua dan Terra dari Lapan menunjukkan adanya 3 hotspot kebakaran hutan dan lahan di sekitar Kubu Kab Karangasem (sebelah utara-timurlaut) kawah Gunung Agung dalam 24 jam terakhir.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa adanya informasi hujan abu dan foto-foto yang beredar di sosmed adalah tidak benar hujan abu dari aktivitas vulkanik Gunung Agung. Kemungkinan itu adalah material abu dari kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sekitar Gunung Agung.

Aktivitas G.Agung terus dipantau intensif oleh PVMBG. Setiap informasi disampaikan kepada BNPB dan BPBD. Pemerintah terus mengambil langkah-langkah antisipasi.

“Masyarakat dihimbau untuk tenang. Jangan terpancing isu-isu menyesatkan. Saat ini banyak beredar hoax dan informasi yang menyesatkan sehingga menimbulkan keresahan. Sebarkan fakta dan informasi yang benar,” terangnya dalam rilis. (Rindra Devita/balipost)

Baca selengkapnya perkembangan seputar Gunung Agung di Harian Bali Post

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.