Polisi menginterogasi dua penonton konser musik yang ditangkap karena membawa narkoba. (BP/ist)
MANGUPURA, BALIPOST.com – Penonton konser musik Soundrenaline 2017 di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Jimbaran, Badung, membeludak. Oleh karena itu, ratusan personel Polda Bali dan Polresta Denpasar dikerahkan ke sana untuk menjaga keamanan dan ketertiban, serta mengantipasi masuknya barang terlarang.

Berkat pengawasan dan pemeriksaan ketat dilakukan personel kepolisian, penonton bernisial RH (33) diamankan di pintu masuk, Minggu (10/9) pukul 19.30 Wita. Meskipun pelaku sempat melarikan diri tapi berhasil diamankan.

Pasalnya saat digeledah, RH kedapatan membawa satu linting ganja. Selanjutnya pria asal Duren Sawit, Jakarta ini sempat kabur saat polisi hendak melakukan pemeriksaan pada rokok yang dibawanya.

Wadir Sabhara Polda Bali AKBP Drs. I Nengah Subagia selaku Kepala Pengamanan Konser Musik Soundrenaline membenarkan adanya kejadian tersebut. “Pelaku diamankan di Pos Pengamanan dan langsung dibawa ke Polsek Kuta Selatan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Menurut perwira melati dua ini, sesuai prosedur setiap penonton yang masuk dilakukan pemeriksaan badan dan barang bawaannya. Tujuannya menghindari adanya penonton yang membawa barang-barang berbahaya, seperti senjata tajam, senjata api, bahan peledak dan narkoba.

Baca juga:  Wayan Kembar Dititip di Polda, Ini Alasannya

Selanjutnya pukul 22.30 Wita, polisi juga menangkap dua pemuda asal Medan, ES dan He. Mereka diamankan lantaran kedapatan membawa narkoba jenis ekstasi dan ganja saat diperiksa di security door.

Petugas mengamankan 3 butir ekstasi dan satu plastik ganja kering. Tidak hanya itu, dari dalam bungkus rokok juga ditemukan 2 linting ganja.

Barang bukti berupa tiga butir ekstasi berwarna merah dan hijau dibawa ES. Sedangkan ganja kering dibawa He. Selanjutnya mereka dibawa ke Polsek Kuta Selatan. “Kami mengimbau kepada para orangtua agar lebih ekstra mengawasi anak-anaknya saat bergaul. Tujuannya supaya mereka tidak terpengaruh dalam penyalahgunaan narkoba,” pesan Wadir Sabhara. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.