Nyoman Gunarsa (dua kanan) menyaksikan Presiden Joko Widodo membubuhkan tanda tangan di prasasti ketika Presiden berkunjung ke Museum Nyoman Gunarsa. (BP/dok)
DENPASAR, BALIPOST.com – Nyoman Gunarsa yang meninggal pada Minggu (10/9) pukul 11.15 siang, tidak hanya memiliki riwayat stroke. Ia juga mempunyai riwayat sakit jantung dan ginjal.

Kasubag Humas RSUP Sanglah, I Dewa Ketut Kresna mengungkapkan, Gunarsa merupakan pasien rawat jalan RSUP Sanglah. Ia kerap melakukan kontrol ke Wing Amertha RSUP Sanglah bersama istrinya. “Pak Gunarsa memang pasien sejak lama, ke RSUP Sanglah sudah berulang-ulang,” ujarnya.

Namun pada Kamis (7/9), Gunarsa datang dengan keluhan panas. “Tapi karena beliau punya riwayat jantung dan ginjal juga makanya dirawat oleh tiga dokter spesialis, yaitu spesialis jantung, ginjal, dan intent,” ungkapnya.

Baca juga:  Gunarsa Meninggal Akibat Stroke
Gunarsa juga pernah menjalani operasi pemasangan ring jantung di RSUP Sanglah. Menjelang kepergiannya, pada Minggu pagi pukul 10, Gunarsa mengalami sesak nafas.

Tim medis pun segera memasangkan alat EKG (ecocardiografi) dan dikonsulkan ke semua dokter spesialis yang menangani ya. Namun pukul 11.15 Wita, Gunarsa menghembuskan nafas terakhirnya. Jenazah dipulangkan ke Klungkung pukul 13.45. (Citta Maya/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.