Puskesmas
Wabup Kembang Hartawan saat sidak di Puskesmas Mendoyo kemarin. Wabup menyoroti pelayanan petugas kepada para pasien. (BP/olo)
NEGARA, BALIPOST.com – Pelayanan dalam bidang kesehatan kepada masyarakat menjadi sorotan Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan. Apalagi saat ini sejumlah program seperti dana tanggungan kelas III dan dana penunggu pasien telah digulirkan Pemerintah Kabupaten Jembrana untuk meringankan beban masyarakat. Salah satu kendala yang masih perlu dibenahi adalah terkait pelayanan terhadap pasien baik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) maupun Puskesmas.

Untuk memastikan pelayanan, Wabup Kembang melakukan sidak di Puskesmas Mendoyo Selasa (5/9) pagi. Dalam kunjungan itu, Wabup Kembang menghimbau supaya pelayanan terhadap pasien Puskesmas dilaksanakan sesuai SOP (Standar Operating Procedur) dan detail. Sering kali pasien yang datang tidak tahu apa yang harus dilakukan bahkan baru pertamakali berobat ke Puskesmas. Disinilah pentingnya pelayanan kepada masyarakat tanpa memandang siapapun.

“Dalam melayani pasien yang baru tiba, penerima pasien harus bertindak sesuai prosedur. Berapa menit standar pelayanannya, bagaimana detail pelayanannya dan ramah terhadap pasien yang berobat” tegasnya.

Baca juga:  Soal Kisruh di RSUD Buleleng, Dirut Jamin Tak Ganggu Pelayanan

Karena itu pihaknya meminta agar informasi yang diberikan harus detail. Misalnya setelah tahap mendaftar pasien harus keruangan mana, Dan hal ini perlu adanya keaktifan dari petugas untuk memberikan pelayanan. “Bila perlu pasien diantarkan dan juga aktif memberikan informasi mengenai program – program kesehatan Pemkab Jembrana” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut Wabup Kembang mewanti – wanti supaya dalam melayani pasien, keramahan haruslah ditonjolkan. Menurut Kembang, sering kali pasien yang datang dalam keadaan panik disanalah keramahan dan senyum itu dibutuhkan. “Saya tidak meragukan hardskill dari para petugas, namun dalam softskill melayani pasien para petugas perlu belajar banyak,” terangnya.

Selain itu, Wabup Kembang menghimbau agar petugas Puskesmas juga aktif mensosialisasikan pencegahan penyakit daripada mengobati. Petugas puskesmas juga harus aktif mensosialisasikan penggunaan BPJS yang bisa digunakan untuk pencegahan penyakit. (surya dharma/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.