MANGUPURA, BALIPOST.com – Sebagai daerah pariwisata, masyarakat Kabupaten Badung harus waspada dari pengaruh negatif budaya asing. Salah satunya adalah pengunaan rokok elektrik atau Vape yang kecenderungan dijadikan media untuk menyalahgunakan narkoba yg disebut cairan (liquid) blue safir. Sementara penggunaan Vape saat ini semakin banyak dan beragam liquid dipasarkan.

Hal itu disampaikan Kepala BNNK Badung AKBP Ni Ketut Masmini, belum lama ini saat sosialisasi informasi P4GN melalui media konvensional tatap muka kepada anggota Dharma Wanita Gatri Wara Kabupaten Badung di Puspem Badung. Dilibatkannya ibu-ibu dharma wanita karena diharapkan mampu mengontrol serta mengarahkan keluarganya agar tidak terjerumus ke dunia narkoba. Terutama dalam mengawasi pergaulan anak-anaknya.

“Merokok itu merusak kesehatan, ditambah lagi disusupi narkoba baik padat maupun cair. Ini yang harus diwaspadai,” ujarnya.

Oleh karena itu, AKBP Masmini mengajak anggota dharma wanita untuk menjadi penggiat anti narkoba dengan cara menyebarkan informasi bahaya penyalahgunaan narkoba di masing-masing tempat tinggalnya. Selain itu berkomitmen bersih dari narkoba diawali dari lingkungan keluarga. “Apabila semua lapisan masyarakat terketuk hatinya untuk berperan dalam upaya P4GN, kami berharap Badung bersih dari narkoba akan terwujud. Kegiatan ini mendapat respon yg baik dari peserta dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan,” tandasnya.

Baca juga:  Penyalahgunaan Narkoba Rugikan Negara Rp 63,1 T

Pada kesempatan ini, Kepala BNNK Badung menyampaikan pentingnya peran dari ibu untuk dalam upaya P4GN oleh karena jadi pintu masuk informasi utama dalam keluarga. Seorang Ibu juga dituntut untuk menjadi panutan dan mengarahkan putra-putrinya untuk untuk berpola hidup sehat.

Sehingga anak-anaknya terhindar dari hal-hal negatif, diantaranya penyalahgunaan narkoba. Bila ada keluarga atau siapa saja yang sudah terlanjur menjadi penyalahguna narkoba, agar di-support untuk mau melapor ke BNNK Badung guna dilakukan rehabilitasi. Tanpa peran serta dari masyarakat, angka penyalahgunaan narkoba sulit untuk tekan. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.