Restocking ikan akan dilakukan di Danau Batur. (BP/nan)
BANGLI, BALIPOST.com – Pascasemburan belerang yang terjadi di perairan Danau Batur belum lama ini membuat Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (PKP) Bangli bakal kembali melakukan penebaran benih ikan (restocking) pada Jumat (11/8). Restocking kali ini mungkin menjadi yang terbanyak yang pernah dilakukan dengan menebar 90.000 benih ikan jenis nila di tiga titik di Danau Batur.

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (PKP) Bangli I Wayan Sukartana, Kamis (10/8), megungapkan, pihaknya sudah mengirimkan tim untuk melakukan pengecekan air danau pascasemburan belerang yang terjadi belum lama ini. Kata dia, berdasarkan hasil pengecekan air danau yang dilakukan, kondisi air kini sudah kembali normal, sehingga restocking kembali bisa dilakukan.

“Kita memang sudah menanyakan kepada warga, kadus dan mereka bilang kondisi air danau sudah normal. Petugas yang ditugaskan untuk mengecek air danau juga bilang kondisi air sudah membaik. Sehingga kita akan lakukan restocking. Karena kalua air danau belum normal terus kita melakukan restocking kan rugi karena ikan pasti akan mati terkana sisa-sisa belarang. Restocking akan kita lakukan pada 11 Agustus nanti,” ungkap Sukartana.

Baca juga:  Pascaberi Sanksi, DLHK Badung Kunjungi Pengolahan Limbah Hotel Mulia

Sukartana menagtakan, awalnya ia ingin melakukan restocking di dua lokasi yakni di perairan umum di Taman Sari, Sidembunut dan di Segening, Banjar Kawan. Hanya saja, karena air Danau Batur sudah kembali normal, akhirnya pihaknya lebih memfokuskan menebaran benih di Danau Batur.

Kata dia, restocking yang dilakukan merupakan langkah terbaik untuk memulihkan kembali sekaligus meningkatkan jumlah populasi ikan di perairan umum Danau Batur pascasemburan belerang. “Kita akan menebar benik ikan di danau Batur sebanyak 90.000 ikan jenis nila. Restocking nanti akan dilaksanakan di tiga titik yakni di Kedisan, Buahan, dan Abang Batudinding. Sedangkan untuk di kecamatan lainnya kita juga akan siapkan benih ikan dari dinas untuk ditebar. Nanti untuk penebaran ikan itu bisa dilakukan oleh masyarakat, camat, atau perbekel,” katanya

Dia menjelaskan, untuk bibit ikan yang bakal ditebar nanti pihaknya tidak membeli di luar daerah melainkan merupakan benih ikan yang dibibit di UPTD Balai Benih Ikan (BBI) Sidembunut. Induk-induk benih ikan itu dibeli saat pengadan tahun 2016 lalu. (Eka Parananda/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.