Penjaringan
Terlihat Dauh Wijana dan Cok Ibah usai mendaftar penjaringan di Kantor DPD II Golkar Gianyar. (BP/nik)
GIANYAR, BALIPOST.com – Tidak mau kecolongan dari kader Partai Perindo Made Dana, dua tokoh Golkar Gianyar langsung ikut mendaftar penjaringan ke kantor DPD II Golkar sebagai calon Bupati Gianyar, Jumat (14/7). Dua tokoh tersebut, yakni Made Dauh Wijana dan Tjokorda Raka Kerthyasa Sukawati( Cok Ibah).

Cok Ibah mengaku ikut mendaftar karena aspirasi dari masyarakat dan sejumlah kader di Partai Golkar. Namun secara pribadi mertua dari artis Happy Salma ini mengaku tidak ada keinginan untuk maju di Pilkada Gianyar 2018. “Saya sebenarnya tidak ada keinginan maju, apalagi dalam kontek pengabdian saya sudah mengabdi sebagai DPRD Provinsi, kegiatan saya sebagai Bendesa Ubud juga sangat padat, belum lagi kegiatan di luar Ubud, “ katanya.

Dari sejumlah kesibukan itu, ia pun mengaku akan membuat agenda untuk membedakan antara kontek politik praktis dengan kegaitan adat budaya dan agama. “Mungkin teknisnya nanti bisa dikerjasamakan, khususnya dibidang ritual harus dipisahkan antara politik, budaya, dan agama,“ ucapnya.

Terkait dukungan dari seluruh semeton Puri Ubud, Cok Ibah mengaku sudah mendapat restu, namun untuk lebih pasti pihaknya masih menunggu agenda paruman di puri. “Dalam porses ini saudara saya yang hadir sudah merupakan restu, walau pun secara musyawarah dalam kontek rapat semeton belum ada karena masih dalam proses, tetapi secara pribadi minimal yang hadir sekarang sudah memberikan dukungan,“ ujarnya.

Disinggung terkait pasca Tjokorda Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) yang mendaftar di partai lain yakni PDIP sebagai calon Wakil Gubernur Bali. Cok Ibah mengaku menghormati langkah yang diambil mantan Bupati Gianyar itu, namun saat ini ia belum memikirkan strategis khusus bila nanti terjadi dualisme karena sama sama mendapat rekomendasi dari partai berbeda.

“Belum pasti juga saya jadi calon dan Cok Ace pun belum tentu juga karena semua masih dalam proses. Nah kalau seandainya pasti, tentu nanti ada strategi yang intinya agar Puri tidak sampai terpecah dalam politik praktis,“ terangnya.

Baca juga:  Gunakan Sabu, Politisi Partai Golkar Diciduk Polisi

Disinggung apakah pihaknya sudah merancang strategi mennuju Gianyar satu, Cok Ibah mengaku belum melangkah sejauh itu. “Saya belum bisa membayangkan itu sekarang, karena ada hal yang bisa direncanakan tapi dalam konteks strategi ini, apalagi ini dalam kontek kejadian yang belum kita tahu, mungkin kita harus menunggu, “ ucapnya.

Sementara Made Dauh Wijana yang juga Ketua DPD II Golkar Gianyar mengaku ikut mengambil kesempatan menuju Gianyar 1 karena didorong oleh banyak kader dan simpatisan. “Senior partai juga mengharapkan saya, karena itu bagi saya ini suatu hal yang baik diikuti,“ katanya.

Dauh Wijana pun mengaku akan menghormati setiap keputusan partai, apakah dirinya mendapat rekomendasi atapun tidak. “Persoalan menang itu nomor dua, tetapi penugasan adalah amanat, kegagalan adalah awal kesuksesan saya tidak terbayang hasil tapi porses yang harus kita nikmati, “ ucapnya.

Selain itu terkait mekanisme penjaringan, dikatakan sejumlah nama yang mengikuti penjaringan akan langsung di survey Bila sudah ada hasil, calon akan dikordinasikan dengan mitra koalisi dalam hal ini koalisi Gianyar Bangkit (KGB). “ Sehingga nanti bersama mitra koalisi ini, kita kan mendeklarasikan paket calon , sesuai hasil komunikasi dengan koalisi, “ jelasnya.

Dauh Wijana juga menegaskan netralitas dalam proses penjaringan ini, dinyatakan tidak ada mahar khusus dari Partai Golkar untuk tokoh yang mau terjun. “ Tetapi langkah selanjutnya, tentu tokoh yang terpilih harus mempersiapkan modal sendiri untuk biaya maju, “ tandasnya.

Diberitakan sebelumnya Kader Partai Perindo yakni pasangan Made Dana – Dewa Putu Wardana (DEWA) mengikuti pendaftaran penjaringan Balon (Bakal Calon) Bupati dan Wakil Bupati Gianyar di DPD II Golkar Gianyar, Kamis (13/7). Pendaftaran ini diantar sejumlah krama, dengan dihadiri Ketua  DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) Partai Parindo Bali, Wayan Sukla Arnata SH, pengurus DPD Perindo Gianyar, dan ratusan kader Perindo. (manik astajaya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.