formulir
Ketua PAC PDIP Sukawati Wayan Wiartha menyerahkan formulir pendaftaran kepada tim lima di wantilan kantor DPC PDIP Gianyar. (BP/nik)
GIANYAR, BALIPOST.com – Diantar ratusan warga dan enam perbekel se-Kecamatan Sukawati, Nyoman Parta akhirnya mendaftar ikut proses penjaringan PDIP Gianyar, Selasa (7/4). Formulir pendaftaran dari politisi asal Guwang itu diterima tim lima di wantilan, Kantor DPC PDIP Gianyar.

Kegiatan ini diawali Nyoman Parta dengan bersembahyang di Pura Puseh lan Desa Bale Agung, Desa Pakraman Guwang pada Selasa pagi. Selanjutnya ia meluncur ke kantor DPC PDIP Gianyar dengan diantar ratusan krama serta enam dari 12 perbekel se Kecamatan Sukawati, yakni Perbekel Sukawati, Batubulan Kangin, Kemenuh, Batuan, Siangapadu Tengah dan Perbekel Guwang.

Diiringi rombongan, Nyoman Parta yang berdiri di atas bak mobil dengan didampingi Ketua Fraksi PDIP DPRD Gianyar, Ketut Sumadi nampak tiba di kantor yang berlamat jalan banteng itu sekitar pukul 10.30 wita. Nah saat prosessi di wantilan Kantor DPC PDIP Gianyar, formulir pendaftaran Nyoman Parta mengikut penjaringan ini, nampak diserahkan Ketua PAC Sukawati, Wayan Wiartha kepada tim lima penjaringan DPC PDIP Gianyar.

Usai prosesi pendaftaran Nyoman Parta menyampaikan optimismenya mendapat rekomendasi dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri. “Saya optimis kalau nanti partai ini (PDIP-red) memang menyambungkan antara logika rakyat dengan elit, sungguh Parta adalah representasi dari keinginan rakyat, saya berkeyakinan saya yang mendapat rekomendasi, “ tegasnya.

Meski optimis mendapat rekomendasi, hingga kini Nyoman Parta mengaku belum menentukan pasangan untuk maju di Pilkada Gianyar. Namun bila nanti sudah mengantongi rekomendasi ia mengaku ingin menggait pendamping dari partai lain. “Bila ditanya ibu Mega saya akan tawarkan berpaket dengan partai lain, alasannya PDIP di Gianyar hanya 16 kursi, tentu kalau bergabung (koalisi-red) kita bisa bekerja lebih cepat dengan dukungan penuh, “ katanya.

Selama perjuangan meraih rekomendasi ini, Parta mengaku mendapat sejumlah halangan, seperti tidak diperbolehkan muncul di sejumlah PAC PDIP. “Kata Agus (Ketua DPC PDIP Gianyar-red), Nyoman Parta silahkan dimunculkan di seluruh kecamatan, aman juga demikian, Tetapi prakteknya saya tidak boleh muncul di beberapa kecamatan. Ini menarik juga, seperti di Bahbatuh suara saya 7.800, ketika PAC rapat nama Nyoman Parta tidak muncul, di Payangan suara saya 3.600, ketika rapat tidak muncul juga, begitu juga di Gianyar suara Nyoman Parta 6.000 lebih tapi ketika rapat tidak muncul, ini lah maksud saya urusan logika elit yang tidak nyambung dengan logika rakyat, “ bebernya.

Baca juga:  Pendaftaran Ditutup, 27 Parpol Resmi Diproses KPU

Sementara Nyoman Parta sendiri mengaku teguh dengan komitmen, yakni dengan memunculkan nama Made Mahayastra di PAC Sukawati. “Saya teguh pegang komitmen suportifitas, kalau dia main-main lain urusannya,“ ucap pria yang kini menjabat Ketua Komisi IV DPRD Bali ini.

Disinggung terkait objektifitas tim lima, Nyoman Parta menjelaskan tim lima hanya bertugas sebagai administrasi. Diterangkan proses penentu ada di pimpinan umum partai. “Temen-temen disini hanya administrator saja, saya sudah 18 tahun di partai, hanya saya tidak kayak yang lain mengatasnamakan sudah dapat rekomendasi, nanti saja buktikan siapa yang dapat rekomendasi, “ tandasnya.

Sementara salah seorang seniman Gianyar I.G.N. Adi Putra menyampaikan harapanya kepada calon pemimpin Gianyar agar memberi perhatian kepada seniman. “Program Nyoman Parta sudah banyak saya nasehati, agar dibentuk semacam tim dari pemerintah mendata seniman muda yang kreatif, sehingga nanti dibantu muncul kepermukaan,“ ucapnya.

Dia mengungkapkan banyak seniman Gianyar  yang memiliki potensi tinggi namun belum muncul kepermukaan. Selain itu banyak pula seniman yang sudah lansia namun kurang mendapat perhatian dari pemerintah. “Banyak seniman yang tersembunyi yang butuh bantuan, “ tukasnya. (manik astajaya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.