jalur
Sejumlah petugas Polres Jembrana mendirikan pos pantau di Gilimanuk. Tahun ini di sepanjang jalan menuju Pelabuhan Gilimanuk tetap dipasang pemisah jalan menggunakan water barrier. (BP/olo)
NEGARA, BALIPOST.com – Dua pekan menjelang Lebaran, jajaran Polres Jembrana mulai merancang skema pengaturan lalu lintas arus mudik dan arus balik. Selain diaktifkan pos-pos pengamanan di sepanjang jalur mudik, pengamanan dipusatkan di Gilimanuk. Di pintu masuk penyeberangan ini, seperti tahun-tahun sebelumnya akan menumpuk kendaraan antre keluar Bali.

Skema yang dilakukan sama dengan sebelumnya yakni dengan memasang water barrier dan memisahkan jalur kendaraan pribadi roda empat (R4). Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP Nyoman Sukadana disela-sela pemantauan jalur mudik, Minggu (11/6) mengatakan pembatas jalan sepanjang kurang lebih tiga kilometer dari Pelabuhan hingga ke Cekik tetap akan dipasang. Kendati saat ini sudah ada pelebaran jalan, namun pembatas jalan ini masih diperlukan untuk memisahkan jalur keluar dan masuk pelabuhan. “Rencananya akhir pekan nanti water barrier sudah terpasang,” ujar Sukadana.

Baca juga:  Pelabuhan Buka Tutup, Kendaraan Menumpuk di Gilimanuk 

Selain itu, pengalihan arus untuk kendaraan roda empat juga akan dilakukan ke gang-gang yang ada di Lingkungan Penginuman dan Jineng Agung. Di sepanjang jalan gang tersebut juga ada pos-pos pantau hingga ke pintu masuk. Total ada 27 pos pantau. Pengalihan ini untuk memecah antrean kendaraan roda empat yang biasanya menumpuk karena datang bersamaan.

Di Gilimanuk nantinya juga akan disediakan Pos Pelayanan tepatnya di depan pintu masuk Pelabuhan. Kemudian di sepanjang jalan Denpasar-Gilimanuk wilayah hukum Polres Jembrana juga akan dibangun lima pos pengamanan. Pos tersebut  tersebar di sejumlah titik rawan lakalantas. Sejak sepekan lalu, jajarannya juga menggencarkan sosialisasi terkait imbauan truk tidak melintas mulai H-5 hingga H+3 Lebaran. Kecuali truk yang bermuatan sembako dan BBM. (surya dharma/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.