GIANYAR, BALIPOST.com – Berbagai upaya dilakukan untuk mengembalikan kondisi Desa Sidan, Gianyar sebagai tujuan wisata. Salah satunya pihak desa kini berencana membangun wisata spiritual di Pura Tirta Mpul yang ada di desa tersebut. Lokasi ini pun direncanakan menjadi satu paket wisata dengan stage sidan yang saat ini mulai mati suri.

Pemangku Pura Tirta Empul Desa Sidan, Dewa Aji Mangku didampingi Dewa Biyang Mangku mengatakan Pura Tirta Mpul ini merupakan pura Subak yang piodalannya setiap Sukra Umanis wuku Merakih. Pura ini milik Desa Pakraman Sidan yang diempon oleh 48 krama Subak Labak Desa Sidan. “Piodalan driki, tinggal 3 hari lagi bertepatan dengan piodalan Bathari Sri,” jelasnya

Dijabarkan di areal Pura Tirta Mpul Desa Sidan terdapat dua air kelebutan, yakni air kelebutan Tirta Mpul yang berada di sisi utara dengan aliran ke selatan, dan Tirta Sudamala berada di sisi barat dengan aliran ke arah timur. “Tirta Empul biasa difungsikan untuk kepentingan upacara piodalan dan mesucian, Tirta Sudamala difungsikan untuk melukat sahananing mala dan untuk tirta caru,” terangnya.

Diluar penyengker pura tersebut, juga terdapat air kelebutan yang dinamakan Tirta Kegeringan. Air kelebutan yang berada tepat di sebelah utara pura ini memiliki fungsi yang berbeda-beda, yakni sebagai obat penyembuh berbagai jenis penyakit terutama sakit kulit. “Banyak yang memohon tirta disini, dan memang sembuh, dan setelah sembuh mereka ngaturan pejati,” katanya.

Baca juga:  Ritual Tari Sakral Legong Sri Sedana

Untuk nunas Tirta Kegeringan ini, tidak ada syarat khusus yang harus dibawa oleh krama. Cukup dengan sebuah canang sari dan doa yang tulus. “Cukup meaturan di pelinggih di sebelah air klebutan, biasanya yang meaturan ini saat kajeng kliwon, atau purnama,” ungkapnya.

Sementara Perbekel Desa Sidan Made Sukra Suyasa berencana menjadikan jaba pura tersebut sebagai kawasan wisata spiritual, dengan daya tarik holy water dan jogging trek. “Di sini hampir ada puluhan air kelebutan, dan beberapa diantaranya diyakini sebagai air suci dan bisa memberikan kesembuhan,” ucapnya.

Membangun wisata spiritual ini pihaknya pun akan mengawali dengan pemugaran di Pura Tirta Mpul. Yakni dengan memperbaiki tempat air kelebutan di areal pura, serta membangun tempat pemandian suci di selatan pura tersebut. “Setelah ini jadi, rencananya akan kami padukan dengan objek wisata Stage Sidan yang saat ini sedang terpuruk,” keluhnya.

Suyasa pun mengakui tidak bisa sendiri untuk menghidupkan kembali Desa Sidan sebagai tujuan wisata Gianyar timur. Sebab itu pihaknya sangat mengharapkan bantuan dari pemkab Gianyar. “Tentu disini kami membutuhkan bantuan pemerintah, khususnya mengangkat kembali stade sidan,” tandasnya. (Manik Astajaya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.