DENPASAR, BALIPOST.com – Kepolisian mengantisipasi segala bentuk kerawanan yang terjadi dalam rangka perayaan hari raya Nyepi Tahun Caka 1939. Pengamanan difokuskan saat malam Pangerupukan, Senin (27/3) karena rawan gesekan dan bentrokan.

“Kepada para Bhabinkamtibmas, pecalang dan komponen adat lainnya, kami berharap supaya melakukan penggalangan terhadap masyarakat di desanya masing-masing supaya tidak memperjualbelikan minuman keras. Kalau warganya mengkonsumsi miras maka mereka mabuk dan tidak dapat mengontrol emosinya sehingga berdampak terjadinya keributan,” tegas Wakapolda Bali Brigjen Pol. Gede Alit Widana, saat membacakan sambutan Kapolda Bali di lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar Timur, Rabu (22/3).

Selain itu, Polda mengerahkan seluruh kekuatan untuk mengamankan perayaan Nyepi, kecuali piket mako. Pengamanan dimulai saat upacara Melasti, terutama mengatur lalu lintas dan mengamankan kawasan pantai yang dipakai tempat Melasti.

Baca juga:  Terkait Nyepi, Masyarakat Diminta Jaga Kamtibmas
Rangkaian hari raya Nyepi selanjutnya, kata mantan Kapolresta Denpasar ini, yaitu upacara Tawur Agung Kesanga dilaksanakan di tiap-tiap desa adat. “Sore harinya sangat penting berikan perhatian adalah pawai ogoh-ogoh dimana waktunya hampir bersamaan di seluruh desa adat di Bali,” ujarnya.

Merujuk permasalahan tahun sebelumnya, di beberapa wilayah terjadi keributan yang didahului minum minuman keras berlebihan. “Kami juga mengantisipasi pencopetan dan pencurian terutama di tempat keramaian saat pawai ogoh-ogoh,” tegasnya.

Antisipasi mercon, menurut Alit Widana, sudah jauh hari dilakukan dengan menggelar Operasi Cipta Kondisi. Kalau daerah merah dalam kategori paling ramai yaitu di depan rumah dinas Gubernur karena pawai ogoh-ogoh dipusatkan di Patung Catur Muka. “Pasti macet seputaran sana. Tapi kami sudah melakukan antisipasi dengan melakukan pengalihan arus lali lintas. Pengamanan akan berlangsung H-5 dan H+3 Nyepi,” tandasnya. (Kerta Negara/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.