SINGARAJA, BALIPOST.com – Era globalisasi seperti sekarang ini pengaruh budaya asing begitu mudah masuk. Derasnya arus globasisasi itu mulai memicu terjadinya kegiatan negatif terutama di kalangan pelajar. Situasi ini, juga mulai melemahkan pandangan generasi muda terhadap nilai-nilai bela negara, cinta tanah air, dan nasionalisme.

Untuk memberikan pemahaman dan mengingatkan kalangan generasi muda akan sejarah perjuangan, Kodim 1609 Buleleng, Sabtu (11/3) melaksanakan ceramah Bela Negara menyasar siswa SMAN Bali Mandara, Singaraja. Dandim 1609 Buleleng Letkol Infantri Slamet Winarto tampil sebagai narasumber tunggal dalam ceramah tersebut.

Pada intinya, Dandim Letkol Infantri Winarto menegaskan, sejarah perjuangan dalam merebut kemerdekaan wajib untuk dihayati oleh generasi penerus bangsa. Tidak cukup dihayati, akan tetapi bagaimana nilai-nilai perjuangan itu dijadikan pedoman dalam mengisi kemerdekaan yang diwariskan oleh para pejuang.

Baca juga:  TNI Buka Jalan Lingkar di Desa Landih
Sementara khusus pada era globalsisasi ini, Dandim Letkol Infantri Winarto menilai jika generasi muda tidak diarahkan untuk kegiatan positif, tidak menutup kemungkinan pengaruh globasisasi justru akan mengkerdilkan generasi muda. Kegiatan positif oleh pelajar, mahasiswa dan pemuda selain memberikan menfaat untuk menambah wawasan, juga menghindari salah pergaulan hingga aksi penyalahgunaan narkoba dan seks bebas.

Bela Negara ini, lanjutnya, tidak cukup dihayati. Anak-anak muda harus melakukan kegiatan positif. Jika budaya luar masuk harus menghindari jangan sampai merusak generasi muda penerus bangsa. “Mudah-mudahan pencerahan yang kami lakukan bisa menyadarkan anak-anak dan cinta tanah air serta nasionalisme semakin terpatri dalan sanubari generas muda di daerah,” tegasnya. (Mudiarta/balipost)

 

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.