
GIANYAR, BALIPOST.com – Kemenangan telak Bali United FC atas Persiba Balikpapan dengan skor 6-1 pada laga perdana Grup J Zona Timur 2 I.League Cup 2026/2027, Rabu (4/11), menghadirkan cerita istimewa bagi Anak Agung Dwi Trisna Putra. Pemain muda yang akrab disapa Gung Dwi itu akhirnya mewujudkan mimpi masa kecilnya dengan menjalani debut bersama tim utama Serdadu Tridatu.
Kepercayaan tersebut diberikan pelatih Johnny Jansen pada menit ke-82. Gung Dwi masuk menggantikan Tim Geypens untuk mengisi posisi bek kiri. Meski hanya tampil sekitar 12 menit hingga pertandingan berakhir, kesempatan itu menjadi momen penting dalam perjalanan kariernya sebagai pesepak bola profesional.
Bagi pemain berusia 21 tahun tersebut, mengenakan seragam tim utama Bali United dalam pertandingan resmi merupakan kebanggaan tersendiri. Apalagi, ia telah melewati proses panjang bersama klub kebanggaan masyarakat Bali itu sejak level pembinaan usia muda.
“Puji syukur kepada Tuhan karena diberikan kesempatan menjalani debut bersama tim senior Bali United. Ini menjadi momen yang sangat membahagiakan dan membanggakan bagi saya karena merupakan mimpi yang tertanam sejak kecil bisa bermain di tim utama Bali United,” ungkap Gung Dwi.
Ia pun mengapresiasi kepercayaan tim pelatih serta dukungan rekan-rekan senior yang membantunya beradaptasi di lingkungan skuad utama.
“Pastinya ini menjadi pengalaman yang sangat berharga dan motivasi bagi saya untuk terus belajar, bekerja keras, serta meningkatkan kemampuan agar ke depannya bisa mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak lagi,” tambahnya.
Perjalanan Gung Dwi menuju skuad senior tidak terlepas dari pembinaan Elite Pro Academy (EPA) Bali United. Ia merupakan bagian dari tim Bali United U-18 yang berhasil menjadi juara EPA pada 2021.
Menariknya, Gung Dwi merupakan satu angkatan dengan Made Tito, Kadek Arel, dan Rahmat Arjuna yang lebih dahulu mendapatkan tempat di tim utama Serdadu Tridatu. Kini, ia mengikuti jejak rekan-rekannya untuk menapaki karier di level profesional bersama klub yang membesarkannya.
Sebelum menjalani debut kompetitif, Gung Dwi juga sempat mendapatkan kesempatan tampil dalam pertandingan pramusim Dewata Challenge. Namun, penampilannya melawan Persiba menjadi pengalaman berbeda karena untuk pertama kalinya ia merasakan atmosfer pertandingan resmi bersama tim senior Bali United.
Gung Dwi tidak ingin cepat puas dengan pencapaian tersebut. Ia memasang target untuk terus meningkatkan kemampuan dan memaksimalkan setiap kesempatan bermain yang diberikan pelatih.
“Target pribadi tentu ingin terus berkembang dan berkontribusi maksimal ketika mendapat kesempatan bermain. Saya tidak ingin cepat puas karena perjalanan masih panjang. Lalu untuk target tim, semoga bisa membantu agar tim ini konsisten meraih hasil terbaik untuk mencapai target yang direncanakan,” harapnya.
Debut Gung Dwi menjadi sinyal positif bagi regenerasi Bali United. Kehadirannya juga membuktikan bahwa jalur pembinaan usia muda klub memiliki peluang mengantarkan pemain lokal menuju tim utama. Kini, tantangan berikutnya adalah menjaga kerja keras dan konsistensi agar kesempatan debut tersebut menjadi awal dari perjalanan panjang bersama Serdadu Tridatu. (Suka Adnyana/balipost)










