
SINGARAJA, BALIPOST.com – Atlet selam Buleleng turut mengantarkan Indonesia meraih prestasi dalam SEA Finswimming Championship 2026 di Malaysia. Lima atlet yang memperkuat kontingen Indonesia berhasil menyumbangkan 17 medali dari berbagai nomor pertandingan yang berlangsung di Kolam Larkin, Johor, pada 29–31 Oktober 2026.
Raihan tersebut terdiri atas enam medali emas, tujuh perak, dan empat perunggu.Kelima atlet muda tersebut tampil di sejumlah nomor pertandingan berdasarkan kelompok umur (KU). Bahkan, beberapa di antaranya mampu meraih lebih dari satu medali emas. Capaian ini sekaligus menunjukkan potensi atlet selam Buleleng untuk bersaing di tingkat internasional.
Lima atlet yang memperkuat Indonesia yakni I Ketut Devam Wina Wahyunatha (15), I Ketut Aldy Galih Pramudya Prawira Negara (10), Nyoman Aldo Turun Pratama Prawira Negara (10), I Gusti Ngurah Kade Agung Brahmastya Wicaksana (9), dan Gideon Aaron Senda (13).
Dari kelima atlet tersebut, Nyoman Aldo Turun Pratama Prawira Negara menjadi penyumbang medali emas terbanyak. Ia sukses mengamankan tiga emas masing-masing pada nomor 50 meter bifins KU E, 100 meter bifins KU E, dan 200 meter surface KU E.
Prestasi juga ditorehkan I Gusti Ngurah Kade Agung Brahmastya Wicaksana. Atlet berusia sembilan tahun ini meraih dua emas dari nomor 50 meter surface dan 50 meter bifins. Selain itu, ia menyumbangkan dua perunggu melalui nomor 200 meter bifins dan 100 meter bifins.
Sementara itu, I Ketut Aldy Galih Pramudya Prawira Negara mengamankan satu emas pada nomor 200 meter surface KU E. Ia juga menyumbangkan dua perak dari nomor 100 meter surface dan 50 meter surface KU E.
Tambahan tiga medali perak disumbangkan I Ketut Devam Wina Wahyunatha. Ketiga medali tersebut diraih melalui nomor 50 meter surface KU C, 50 meter apnea KU C, dan 50 meter bifins KU C.
Adapun Gideon Aaron Senda mengoleksi tiga perak dan satu perunggu. Tiga medali perak diperoleh dari nomor 50 meter surface KU D, 50 meter bifins KU D, dan 400 meter surface. Sedangkan satu perunggu diraih pada nomor 200 meter surface.
Kelima atlet tersebut merupakan bagian dari 13 atlet yang dikirim Indonesia melalui Pengurus Besar Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (PB POSSI). Dalam kejuaraan tersebut, Buleleng juga menugaskan Pande Gede Baba Mahajendra sebagai official sekaligus pendamping atlet selama pertandingan berlangsung.
Pelatih sekaligus official, Pande Gede Baba Mahajendra, mengaku bangga atas perjuangan para atlet. Menurutnya, raihan 17 medali tersebut merupakan buah dari kerja keras dan semangat para atlet selama menjalani pertandingan.
“Saya sangat bangga dengan perjuangan dan kerja keras seluruh atlet. Mereka telah menunjukkan semangat juang yang luar biasa dan mampu memberikan hasil terbaik untuk Indonesia. Tentu menjadi kebanggaan tersendiri ketika lagu kebangsaan Indonesia Raya bisa berkumandang di negeri jiran Malaysia,” ungkap Pande saat dihubungi, Minggu (1/11).
Ia menilai pencapaian tersebut tidak hanya diukur dari jumlah medali yang berhasil dikumpulkan. Lebih dari itu, prestasi tersebut menunjukkan bahwa atlet-atlet muda Buleleng memiliki potensi untuk bersaing dalam kejuaraan olahraga tingkat internasional.
Pande berharap capaian ini menjadi motivasi bagi perkembangan olahraga selam di Buleleng. Ia juga meminta para atlet tidak cepat berpuas diri, melainkan terus meningkatkan kemampuan melalui latihan rutin dan memperbanyak pengalaman bertanding.
“Kami berharap para atlet terus meningkatkan kemampuan melalui latihan. Selain latihan, kami juga mendorong atlet untuk ikut kejuaraan untuk mengasah pengalaman bertanding,” ujarnya. (Yudha/balipost)










