
DENPASAR, BALIPOST.com – Pelaksanaan Job Fair Kota Denpasar 2026 selama tiga hari, 27-29 Oktober mencatat sebanyak 2.253 kunjungan dengan total 1.055 lamaran kerja. Angka tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk memanfaatkan bursa kerja yang digelar Pemerintah Kota Denpasar tersebut.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi (DTKSK) Kota Denpasar, IGA Ngurah Raini saat diwawancarai, Jumat (30/10), mengatakan, selama pelaksanaan bursa kerja tercatat ribuan kunjungan dari pencari kerja. Selain itu, sebanyak 1.055 lamaran telah masuk melalui kegiatan tersebut.
Berdasarkan data DTKSK Kota Denpasar, pada hari pertama, Selasa (27/10), tercatat 622 kunjungan. Jumlah tersebut terdiri atas 353 akun pencari kerja yang terdaftar dan 269 kunjungan.
Pada hari kedua, Rabu (28/10), jumlah kunjungan meningkat menjadi 862. Rinciannya, 353 akun pencari kerja terdaftar dan 509 kunjungan. Sementara itu, pada hari terakhir, Kamis (29/10), tercatat sebanyak 769 kunjungan.
Job Fair Denpasar tahun ini, kata dia, menyediakan 2.898 lowongan kerja yang berasal dari 40 perusahaan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.820 lowongan kerja merupakan kesempatan kerja di dalam negeri, sedangkan 78 lowongan lainnya untuk penempatan di luar negeri, khususnya Polandia dan Italia.
Bursa kerja yang berlangsung di parkir utara Taman Kota Denpasar ini dibuka setiap hari mulai pukul 08.30 hingga 16.00 WITA. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.
Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara, sebelumnya mengatakan, job fair merupakan kegiatan rutin Pemkot Denpasar yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-20. Kegiatan ini terbuka untuk masyarakat umum dan tidak hanya bagi pencari kerja asal Denpasar.
Lowongan yang ditawarkan berasal dari berbagai sektor, mulai dari perbankan, jasa, perdagangan, hingga pelayanan dan kecantikan. Sejumlah perusahaan yang beroperasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur juga turut membuka kesempatan kerja.
Selain menyediakan informasi lowongan pekerjaan, Pemkot Denpasar juga memberikan dukungan bagi calon pekerja migran melalui fasilitas pembiayaan. Pemkot telah bekerja sama dengan Bank BPD Bali melalui kredit usaha rakyat (KUR) bagi calon pekerja migran dengan plafon hingga Rp100 juta, bunga 6 persen, dan tanpa agunan sesuai skema yang disampaikan pemerintah. (Widiastuti/balipost)










