Dewa Agung Suryadarma. (BP/ina)

BANGLI, BALIPOST.com – Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk infratruktur jalan yang akan diterima Kabupaten Bangli pada 2027 anjlok. Nilainya hanya sekitar Rp 2 miliar, turun drastis dibanding tahun 2026 yang nilainya Rp8,8 miliar.

Kepala Dinas PUPRPerkim Bangli I Dewa Agung Suryadarma mengungkapkan hal itu, Kamis (29/10). Dikatakan bahwa sebelumnya Dinas PUPRPerkim mengajukan usulan DAK untuk penanganan empat ruas jalan.

“Kita mengusulkan empat ruas jalan dengan harapan kita minimal nilainya sama dengan tahun sebelumnya. Ternyata nilainya hanya seperempatnya, sehingga kemungkinan hanya akan dapat menangani satu ruas jalan yang menjadi prioritas,” ujar Dewa Agung Suryadarma.

Baca juga:  Vonis Terdakwa Korupsi Bank BUMN di Bangli Anjlok

Kabid Bina Marga I Putu Susila menambahkan empat ruas yang diusulkan mendapat perbaikan dengan DAK 2027 yakni Blantih–Kembangsari, Dausa–Taked, Pengotan–Penyebeh, serta lanjutan Sabang 1. Total nilai usulannya mencapai Rp 30 miliar. “Kami mengusulkan empat ruas jalan sesuai kriteria pusat, yakni konektivitas dan terhubung langsung dengan jalan provinsi. Namun, anggaran yang disetujui hanya Rp2,054 miliar,” terang Putu Susila.

Anggaran tersebut direncanakan untuk menangani ruas jalan Belantih-Kembangsari, sesuai hasil penilaian pemerintah pusat. Susila menjelaskan, untuk ruas Blantih–Kembangsari sendiri Dinas PUPRperkim Bangli awalnya mengajukan kebutuhan dana sebesar Rp11 miliar.

Baca juga:  Tiga Bulan Terakhir Kunjungan Wisman ke Badung Turun, Ada Apa?

Akibat pemangkasan yang cukup signifikan dari pusat, pihaknya harus menyusun ulang perencanaan teknis (review) agar pengerjaan fisik tetap dapat menyesuaikan dengan pagu anggaran yang didapat. “Karena dananya jauh berkurang dari usulan awal, kita harus review ulang,” tambahnya.

Sementara itu untuk tiga ruas jalan lain yang belum berhasil terakomodasi dalam DAK 2027, Pemkab Bangli berencana akan mengajukan kembali pada usulan anggaran tahun berikutnya.

Baca juga:  Pendapatan Objek Wisata Besakih Anjlok

Selain DAK, Bangli juga rencananya akan mendapat perbaikan jalan melalui program inpres jalan daerah. Terdapat dua ruas jalan yang dialokasikan mendapat program tersebut yakni Demulih-Bangun Lemah dan Bangbang-Penaga Landih. Susila mengatakan pelaksanaann inpres jalan daerah akan dilakukan langsung oleh kementerian. (Dayu Swasrina/balipost)

BAGIKAN