Tumbang- BPBD Karangasem saat melakukan penanganan pohon beringin raksasa berusia ratusan tahun di Desa Sengkidu, Kecamatan Manggis, Karangasem, Rabu (28/10). (BP/Nan)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Pohon beringin usia ratusan tahun tiba-tiba tumbang menimpa bangunan wantilan atau bale pegongan Pura Pemaksan, Banjar Adat Mendira, Desa Sengkidu, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem pada Rabu (28/10). Akibat kejadian tersebut, atap bangunan mengalami kerusakan parah.

Kepala Desa Sengkidu, I Wayan Darpi mengungkapkan, kalau saat kejadian di wilayah tersebut sedang ada upacara keagamaan. Namun beruntung saat kejadian hanya sedikit masyarakat yang berada di sekitar lokasi kejadian. Sehingga tidak menyebabkan adanya korban jiwa maupun luka.

Baca juga:  CSR IHG Jangkau Ratusan Ribu Orang di Asia Timur dan Pasifik

“Sebelum pohon tersebut tumbang, masyarakat sekitar sempat mendengar suara krepet-krepet yang menandakan pohon akan tumbang. Mendengar suara itu, seluruh masyarakat yang ada di sekitar lokasi langsung menjauh. Beberapa menit kemudian pohon dengan tinggi 5 meter dan lebar 2 meter tersebut benar-benar tumbang dan langsung menimpa bale pegongan hingga bagian atapnya hancur,” ujarnya.

Darpi mengatakan, kalau pohon beringin tersebut berusia ratusan tahun. Agar rantingnya tidak terlalu lebat masyarakat secara rutin melakukan pemangkasan karena di sekitar pohon tersebut juga terdapat banyak rumah milik warga. “

Baca juga:  ASI Rilis Survei Kinerja Menteri Kabinet Jokowi-Ma'ruf, Bintang Puspayoga Masuk 5 Besar Paling Memuaskan

“Selain menimpa bale pegongan, pohon beringin juga menimpa tembok penyengker pura dan satu palinggih yang ada di dekat pohon beringin hingga mengalami kerusakan. Diperkirakan kerugian akibat kejadian tersebut sekitar Rp 50 juta,” katanya sembari menyatakan, pohon tersebut tumbang diperkirakan karena sudah usai.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Karangasem I Made Aditya Sugiharta menjelaskan, pihaknya telah menerjunkan sejumlah personel telah dikerahkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan. “Dalam penanganan kita dibantu oleh masyarakat sekitar agar secepat selesai karena akan ada upacara keagamaan di wilayah tersebut,” katanya. (Eka Prananda/balipost).

Baca juga:  Pohon Beringin Timpa Pura Prajapati Desa Adat Sayan

 

BAGIKAN