Bupati Gianyar saat menerima kunjungan studi banding Bupati Muna Barat, Jumat (23/10) di Ruang Kerja Bupati Gianyar, Lantai 1 Gedung Utama Puspem Gianyar. (BP/istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar terus berkomitmen memastikan pembangunan daerah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai program prioritas, khususnya di bidang kesehatan, pendidikan, serta penguatan ekonomi berbasis potensi daerah.

Komitmen dan berbagai terobosan inovatif tersebut disampaikan Bupati Gianyar, I Made Mahayastra saat menerima kunjungan studi banding Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, Jumat (23/10) di Ruang Kerja Bupati Gianyar, Lantai 1 Gedung Utama Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Gianyar.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Mahayastra memaparkan berbagai program unggulan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat. Pada bidang pendidikan, Pemkab Gianyar fokus menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing melalui penyediaan ribuan beasiswa.

Baca juga:  Peralihan Pengelolaan SMA dan SMK, Tunggu Kesiapan SDM Provinsi

“Bagi generasi muda Gianyar, kita telah menyiapkan 1.000 beasiswa untuk kuliah S1 di perguruan tinggi negeri se-Indonesia. Bahkan kami tanggung mulai UKT, uang kost, dan uang saku serta pembelian laptop di awal kuliah. Jika ada yang ingin langsung kerja, kami juga ada beasiswa biaya pendidikan D1 sebanyak 400 orang,” pemapar Bupati Mahayastra.

Bupati Mahayastra menegaskan bahwa hadirnya program beasiswa ini merupakan investasi jangka panjang daerah agar keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi anak-anak di Gianyar untuk mengecap pendidikan tinggi.

Baca juga:  Ekonomi Indonesia Akan Tumbuh 3,7 Persen

Di sektor kesehatan, Pemkab Gianyar memberikan jaminan akses layanan medis yang mudah dan terjangkau melalui program Bantuan Keuangan (BK) khusus bagi warga ber-KTP Gianyar, sehingga kendala biaya tidak lagi menjadi hambatan masyarakat untuk mendapatkan perawatan kesehatan.

Sementara untuk mendukung keberlanjutan pembangunan dan penciptaan kekuatan fiskal daerah, Bupati Mahayastra menekankan pentingnya penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pengoptimalan potensi pajak daerah diselaraskan dengan peningkatan kualitas pelayanan publik serta pengelolaan pendapatan secara profesional dan akuntabel.

Di bidang pertanian dan perlindungan lahan, Pemkab Gianyar menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2020. Sebagai langkah konkret, Pemkab Gianyar membebaskan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) bagi lahan pertanian aktif, sedangkan pemungutan pajak difokuskan pada sektor usaha. “Ini memastikan bahwa lahan pertanian di Kabupaten Gianyar tetap terjaga untuk membantu perlindungan lahan pertanian berkelanjutan,” jelas Mahayastra.

Baca juga:  Partisipasi Warga Masih Rendah, Cek Kesehatan Gratis Baru Sentuh 23 Persen

Atas pemaparan tersebut, Bupati Muna Barat La Ode Darwin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap tata kelola pemerintahan dan kebijakan inovatif yang diterapkan oleh Pemkab Gianyar. Menurutnya, praktik baik di Kabupaten Gianyar dapat menjadi acuan berharga dalam mengoptimalkan pelayanan publik, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mendorong kemandirian fiskal di wilayahnya. (Wirnaya/balipost)

 

BAGIKAN