
DENPASAR, BALIPOST.com – Badan Kerja Sama (BKS) LPD Provinsi Bali akan menggelar sosialisasi penggunaan dana 5 persen yang disetorkan oleh masing-masing LPD. Sosialisasi akan berlangsung secara bergilir di kabupaten/kota di Bali. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua BKS LPD Provinsi Bali, Drs. I Nyoman Cendikiawan, S.H., M.Si, Jumat (9/10).
Dia mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang timbul terkait penggunaan dana tersebut. “Senin nanti kita akan mulai turun. Akan dilakukan bertahap yang akan dimulai dari Denpasar,” katanya.
Cendikiawan mengatakan, sosialisasi tersebut akan menyasar bendesa adat serta pengurus LPD di masing-masing desa. Sosialisasi dilakukan dengan kerjasama Lembaga Pemberdayaan (LP) LPD bersama PHDI dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Adat (PMA). “Oktober ini kita sudah mulai. Kita sasar Denpasar, Badung dan Gianyar untuk bulan ini. Sosialisasi akan berlanjut pada bulan-bulan berikutnya,” ujar Cendikiawan.
Untuk diketahui selama ini telah berjalan LPD menyetorkan 5 persen dari laba yang diperolehnya untuk dana pemberdayaan. Dana tersebut digunakan sebagai subsidi silang antar LPD dalam bentuk pelatihan dan pendamping untuk memajukan LPD. (Widiastuti/balipost)










