Remaja asal NTT, MJT diamankan petugas karena bawa sajam.(BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Keributan diduga melibatkan warga NTT terus terjadi di Lapangan Puputan Margarana (Lapangan Renon), Denpasar Timur. Oleh karena itu pengawasan lapangan tersebut diperketat. Pada Minggu (4/10), seorang remaja berinisial MJT (18) diamankan polisi karena membawa senjata tajam (sajam).

Terkait kejadian ini, Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Gede Adi Saputra Jaya, Selasa (6/10) menjelaskan, dari keterangan saksi, Gede Agus Tirta Yoga (28), pada Minggu pukul 20.30 Wita personel Satsamapta Polresta Denpasar mengelar patroli rutin di kawasan Lapangan Renon. Saat itulah petugas melihat kerumunan orang di Jalan Kusuma Atmaja. “Anggota Satsamapta Polresta Denpasar lalu melakukan pengecekan,” ujarnya.

Baca juga:  Ternyata, Pria Asal Lombok yang Diamankan Ngaku Residen Dokter Anak di RSUP Sanglah

Dari keterangan seorang satpam, ada seorang laki-laki lari ke halaman Bank BPD Bali. Petugas lalu memeriksa terduga pelaku dan ditemukan sajam di tasnya. Selanjutnya terduga pelaku dibawa ke Pospol Renon.

Sedangkan terduga pelaku menyampaikan ia ke Lapangan Renon bersama teman-temannya main sepak bola. Usai main sepak bola, mereka kumpul-kumpul dan salah satu dari mereka mengajak pesta miras. Terduga pelaku menolak dan dilanjutkan dengan foto-foto. Saat sedang nongkrong, tiba – tiba ada yang mukul terduga pelaku. Selanjutnya terduga pelaku lari ke Kantor Bank BPD Bali dan minta tolong ke satpam. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan akhirnya ditemukan sajam di tasnya.

Baca juga:  Diduga Geng Motor, Belasan Remaja Diamankan

Seperti diketahui, fungsi Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar Timur (Dentim) terus jadi sorotan publik. Pasalnya selain untuk olahraga, juga arena tawuran. Pada Agustus lalu, sekelompok pemuda terlibat tawuran dan viral di media sosial (medsos).

Dalam video berdurasi 58 detik yang viral itu, dua kelompok pemuda bentrok, bahkan ada yang pakai kayu. Situasi di TKP memang gelap karena minimnya lampu penerangan. Sebelumnya pada Minggu (12/7), anggota Polsek Dentim mengamankan dua kelompok pemuda terlibat keributan usai bermain bola. Kedua kelompok kemudian dibawa ke Mapolsek Dentim untuk menjalani mediasi.(Kerta Negara/balipost)

Baca juga:  Pemilu 2024, Hindari Narasi Politik Praktis

 

BAGIKAN