
BANGLI, BALIPOST.com – Pemerintah Kabupaten Bangli berencana melakukan rehab Pasar Kidul pada tahun depan. Langkah tersebut diambil untuk meningkatkan fasilitas pasar serta menjadikannya lebih nyaman dan memenuhi kriteria pasar sehat.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kabupaten Bangli, Nasrudin, menyampaikan bahwa perbaikan Pasar Kidul akan difokuskan pada aksesibilitas dan perbaikan fasilitas penunjang. Anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 2 miliar.
“Tahun depan kita upayakan lantai dua bagian depan sebelah barat dibuatkan tangga naik langsung, sehingga akses pengunjung maupun pedagang ke lantai dua lebih gampang. Selain itu, fasilitas toilet juga akan kita perbaiki agar memenuhi standar pasar sehat,” ujar Nasrudin belum lama ini.
Melalui pembenahan fasilitas tersebut, Pemkab Bangli berharap pedagang semakin tertarik untuk menempati kios dan los yang selama ini belum terisi maksimal.
Sementara itu disinggung terkait upaya perbaikan Pasar lainnya, salah satunya Pasar Yangapi di Kecamatan Tembuku yang kondisinya terkesan mati suri, Nasrudin menjelaskan bahwa pasar tersebut belum bisa tersentuh program rehabilitasi. Kendala utama terletak pada status kepemilikan lahan yang masih merupakan aset Pemerintah Provinsi Bali. “Kita tidak bisa membangun di atas tanah aset provinsi karena bisa menimbulkan masalah,” jelasnya.
Disampaikan bahwa pengusulan hibah pasar terrsebut sudah pernah dilakukan Pemkab Bangli. Namun menurutnya pengusulan tersebut masih memerlukan pendalaman dan pembicaraan lebih lanjut dengan pihak provinsi. Pemkab Bangli menegaskan baru bisa melakukan penataan total terhadap Pasar Yangapi apabila proses hibah dari Pemprov Bali ke Pemkab Bangli telah resmi diselesaikan. (Dayu Swasrina/balipost)










