
JAKARTA, BALIPOST.com – Inter Milan memperlihatkan mentalitas juara saat menghadapi Udinese dalam lanjutan giornata keempat Liga Italia 2026/2027 di Stadion Giuseppe Meazza, Selasa (15/9). Sempat tertinggal dua gol dalam 16 menit pertama, Nerazzurri bangkit dan menutup pertandingan dengan kemenangan dramatis 5-3.
Udinese lebih dahulu mengejutkan tuan rumah melalui gol James Abankwah dan Jurgen Ekkelenkamp. Namun, Inter merespons dengan lima gol yang masing-masing dicetak Carlos Augusto, Nicolo Barella, Marcus Thuram, Francesco Pio Esposito, dan Ange-Yoan Bonny, dilansir dari Kantor Berita Antara.
Kemenangan ini memperpanjang catatan sempurna Inter pada awal musim Serie A. Tim asuhan Cristian Chivu tersebut mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan dan menempati posisi kedua klasemen sementara, hanya kalah selisih gol dari AS Roma. Udinese, sementara itu, berada di peringkat ke-13 dengan empat poin.
Udinese tampil mengejutkan sejak awal pertandingan. Baru sembilan menit laga berjalan, James Abankwah berhasil menyambut umpan silang dengan sundulan yang mengarah ke sisi kanan gawang. Josep Martinez tak mampu membendungnya. Udinese unggul 1-0.
Inter berusaha segera merespons. Marcus Thuram memperoleh dua peluang beruntun pada menit ke-14. Namun, kiper Udinese, Maduka Okoye, tampil sigap dan menggagalkan kedua upaya tersebut.
Alih-alih menyamakan kedudukan, Inter justru kembali kebobolan dua menit kemudian. Jurgen Ekkelenkamp menerima umpan di dalam kotak penalti, lalu melepaskan tembakan mendatar ke sudut kiri bawah yang tidak mampu dijangkau Martinez.
Tertinggal 0-2, Inter meningkatkan intensitas serangan. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-26. Carlos Augusto melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang meluncur ke sisi kanan gawang Udinese.
Gol tersebut membangkitkan kepercayaan diri tuan rumah. Sembilan menit berselang, Inter akhirnya menyamakan kedudukan.
Nicolo Barella menerima umpan terobosan di dalam kotak penalti. Gelandang Italia itu kemudian menaklukkan Okoye melalui tembakan mendatar ke sudut kiri bawah. Skor berubah menjadi 2-2 dan bertahan hingga turun minum.
Inter langsung tampil lebih agresif setelah jeda. Henrikh Mkhitaryan hampir membawa tuan rumah berbalik unggul, tetapi tembakannya ke pojok kanan atas masih mampu ditepis Okoye.
Kebangkitan Inter akhirnya mencapai puncaknya pada menit ke-57. Marcus Thuram menerima bola di dalam kotak penalti, menciptakan ruang, lalu melepaskan tembakan terukur ke sudut kiri bawah.
Bola bersarang di gawang Udinese. Inter berbalik unggul 3-2.
Enam menit kemudian, Nerazzurri kembali memperlebar jarak. Piotr Zielinski memberikan umpan kepada Francesco Pio Esposito di dalam kotak penalti. Penyerang muda tersebut dengan tenang mengarahkan bola ke sudut kiri bawah untuk mengubah skor menjadi 4-2.
Udinese semakin kesulitan keluar dari tekanan Inter. Pada menit ke-79, tuan rumah mencetak gol kelima melalui Ange-Yoan Bonny.
Bonny memanfaatkan bola rebound di depan gawang sebelum menyambar bola ke gawang yang sudah terbuka. Inter unggul 5-2 dan semakin dekat dengan kemenangan.
Udinese masih berusaha memberikan perlawanan. Pada menit ke-90, Idrissa Gueye memperkecil ketertinggalan setelah menerima umpan Vakoun Issouf Bayo. Gueye melepaskan tembakan mendatar ke sudut kanan bawah dan mengubah skor menjadi 5-3.
Namun, gol tersebut tidak mampu mengubah jalannya pertandingan. Inter tetap mengamankan kemenangan sekaligus mencatatkan empat kemenangan beruntun pada awal musim Serie A 2026/2027. (Suka Adnyana/balipost)
Susunan Pemain:
Inter Milan (3-5-2): Josep Martinez; Alessandro Bastoni, Manuel Akanji, John Stones; Carlos Augusto, Henrikh Mkhitaryan, Piotr Zielinski, Nicolo Barella; Andy Diouf, Francesco Pio Esposito, Marcus Thuram.
Udinese (3-4-2-1): Maduka Okoye; Enzo Ebosse, Christian Kabasele, James Abankwah; Hassane Kamara, Lennon Miller, Jesper Karlstrom, Mergim Vojvoda; Jurgen Ekkelenkamp, Unai Gomez; Keinan Davis.










