Kerumunan anak muda dibubarkan petugas gabungan untuk antisipasi trek-trekan di Pantai Yeh Kuning. (BP/istimewa)

NEGARA, BALIPOST.com – Menindaklanjuti keresahan warga terkait maraknya aksi balap liar atau trek-trekan, aparat penegak hukum bersama elemen masyarakat turun tangan mengamankan pesisir Pantai Yeh Kuning, Kecamatan Jembrana. Sinergi yang melibatkan unsur Kepolisian, TNI, perangkat desa, Linmas, hingga Pecalang ini dikerahkan untuk memulihkan kenyamanan warga setempat pada Minggu (13/9) petang.

Patroli dipimpin langsung Kapolsek Kota Jembrana Ipda Ngurah Agus Dwi Widiatmika Putra, melibatkan sedikitnya 25 personel gabungan menyisir area pantai mulai pukul 18.00 WITA. Langkah preventif ini diambil guna menekan aktivitas membahayakan yang belakangan kerap dilakukan sekelompok remaja di kawasan pantai tersebut.

Baca juga:  Dugaan Pemalakan Direkam WNA, Dua Polantas Polres Badung Diperiksa Propam

Dalam operasi penyisiran itu, selain membubarkan kerumunan pemuda yang kedapatan menggelar balap liar. Mereka juga diberikan edukasi dan pembinaan secara persuasif mengenai bahaya dari aktivitas tersebut.

“Kami hadir untuk merespons keluhan masyarakat sekaligus melakukan langkah pencegahan. Anak-anak muda yang berkumpul kami berikan pemahaman agar tidak melakukan tindakan yang mengancam keselamatan diri sendiri maupun pengunjung pantai, serta kembali kami ingatkan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas seperti memakai helm,” jelas Ipda Agus Dwi.

Baca juga:  Kasus Tes Antigen Berujung Pemukulan Dandim Buleleng, Sejumlah Warga Sidatapa Dimintai Keterangan

Di samping fokus menertibkan aksi adu kecepatan, tim patroli gabungan juga menyempatkan diri memberikan imbauan keselamatan kepada para pengunjung pantai terkait faktor alam. Mengingat kondisi cuaca pesisir yang saat ini tidak menentu disertai gelombang laut yang cukup tinggi, masyarakat diminta untuk ekstra waspada saat beraktivitas di sekitar bibir pantai. (Surya Dharma/balipost)

BAGIKAN