207 crosser ramaikan R-Joss24.(BP/yud)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Kejuaraan Bupati Buleleng Cup I Grass Track & Motocross Championship 2026 berlangsung meriah di sirkuit Jatimas, Desa Bengkala, Kecamatan Kubutambahan pada sabtu(12/9). Sebanyak 207 crosser dari Jawa dan Bali ambil bagian dalam kejuaraan yang mempertandingkan total 31 race tersebut.

Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang adu kecepatan dan keterampilan para pembalap. Lebih dari itu, event yang dikolaborasikan dengan IMI Buleleng tersebut diarahkan menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan atlet muda sekaligus mendorong pengembangan olahraga otomotif dan sport tourism di Kabupaten Buleleng.

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra, turut memberikan perhatian terhadap para peserta dengan menambahkan hadiah sebesar Rp50 juta bagi para pemenang. Tambahan hadiah tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap para pembalap yang telah berkompetisi dan menunjukkan prestasi di lintasan.

Baca juga:  Jelang Porprov, Lapangan Kediri Dicek Kesiapannya

Sutjidra mengatakan, penyelenggaraan kejuaraan otomotif di Buleleng diharapkan tidak berhenti sebatas agenda perlombaan. Kompetisi seperti ini, menurutnya, harus mampu menjadi ruang pembinaan bagi generasi muda, khususnya mereka yang memiliki bakat di olahraga otomotif.

“Kita ingin event seperti ini tidak berhenti sebagai ajang perlombaan saja. Yang lebih penting bagaimana pembalap-pembalap muda di Buleleng mendapatkan ruang untuk berlatih, bertanding dan meningkatkan prestasinya,” ujar Sutjidra.

Menurutnya, keberadaan sirkuit yang representatif menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas pembinaan. Karena itu, peningkatan kualitas lintasan dan fasilitas pendukung perlu dilakukan secara berkelanjutan.

“Sirkuit tentu harus terus kita tingkatkan kualitasnya. Kalau fasilitasnya semakin baik, kita berharap semakin banyak event berkualitas yang bisa digelar di Buleleng dan semakin banyak atlet muda yang lahir dari sini,” tegasnya.

Baca juga:  Tragedi Boat Terbalik di Perairan Pelabuhan Sanur, Korban Baru Satu Bulan Jadi ABK

Tingginya animo peserta juga menjadi gambaran besarnya potensi olahraga grass track dan motocross di Buleleng. Dari 207 peserta yang turun, sejumlah crosser datang dari berbagai daerah di Jawa dan Bali.

Ketua Panitia, dr. I Gede Purnamawan mengatakan, kehadiran ratusan peserta tersebut menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap kejuaraan yang digelar di R-Joss24.

“Peserta mencapai 207 crosser dari Jawa dan Bali. Ini menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi. Ke depan kami berharap kualitas sirkuit juga terus ditingkatkan sehingga event seperti ini bisa berkembang lebih besar,” katanya.

Sementara itu, Pembina R-Joss24 Buleleng, I Nyoman Sunarta menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan olahraga otomotif di Buleleng. R-Joss24 diharapkan tidak hanya menjadi lokasi penyelenggaraan kejuaraan, tetapi juga ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat secara positif.

Baca juga:  Cegah Atlet Berprestasi Ingin Hengkang dari Bali, Ini Kebijakan KONI

“Kami berkomitmen untuk terus berkegiatan dan memberikan ruang bagi anak-anak muda yang memiliki minat serta bakat di olahraga otomotif. Tentunya kegiatan ini harus terus dikembangkan dengan mengedepankan keselamatan, sportivitas dan pembinaan,” ujar Sunarta.

Ia berharap kualitas sirkuit R-Joss24 terus dibenahi sehingga ke depan mampu menjadi salah satu venue olahraga otomotif yang diperhitungkan di Bali. Dengan fasilitas yang semakin baik dan event yang digelar secara berkelanjutan, peluang lahirnya pembalap-pembalap muda Buleleng berprestasi juga semakin terbuka.

“Harapan kami, semakin banyak event yang bisa digelar di sini dan semakin banyak pembalap muda Buleleng yang bisa berkembang. Kita ingin kegiatan ini berkelanjutan, bukan hanya sekali kemudian berhenti,” tegasnya.(Yuda/balipost)

 

BAGIKAN