
MANGUPURA, BALIPOST.com – Kasus warga negara asing (WNA) yang terlibat kriminal dan menyasar tempat usaha di pedesaan makin banyak terjadi. Kasus teranyar terjadi di toko sosis wilayah Darmasaba, Abiansemal, dimana dua pasangan WNA pura-pura menukar uang. Terkait kejadian ini, pemilik atau karyawan toko diimbau lebih waspada, termasuk terhadap WNA.
Plt. Kapolsek Abiansemal, AKP Komang Juniawan, S.H., M.H., Jumat (11/9) mengatakan menyikapi kasus kriminal melibatkan WNA menyasar tempat usaha yakni pencurian dan penipuan, terakhir kasus di toko sosis, pihaknya langsung menyerahkan Tim UKL mengecek ke TKP, Rabu (9/9). Petugas minta keterangan saksi-saksi, mengecek CCTV di toko dan sekitarnya.
“Sudah diarahkan untuk membuat laporan, namun korban tidak mau. Korban share video kejadian itu di media sosial untuk memberikan warning kepada pelaku usaha lain,” ujarnya.
Menyikapi kejadian itu, AKP Juniawan menjelaskan pihaknya meningkatkan upaya preventif dengan patroli di jam rawan serta memberikan imbauan kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati. Sedangkan hasil penyelidikan kejadian itu, terduga pelaku dua orang, laki-laki dan perempuan.
“Berdasarkan pengamatan wajah dan keterangan saksi, WNA tersebut diduga ras timur tengah atau sekitarnya. Identitas kedua terduga pelaku belum diketahui,” tegas mantan Kanitreskrim Polsek Mengwi ini.
Menindaklanjuti peristiwa ini, Polsek Abiansemal berkoordinasi dengan Polres Badung dan Imigrasi untuk mengecek identitas pelaku. Namun sampai saat ini masih dilakukan pelacakan.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat dan pelaku usaha agar lebih waspada serta berhati-hati terhadap pelaku kriminal. Selain itu agar tempat usahanya dilengkapi CCTV untuk mempermudah pengawasan di lokasi,” ucapnya. (Kerta Negara/balipost)










