Dokumen - Gunung Raung yang terletak di antara Banyuwangi, Jember dan Bondowoso. (BP/Dokumen Antara)

BANYUWANGI, BALIPOST.com – Jalur pendakian di Gunung Raung Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, ditutup sementara akibat terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Administratur Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyuwangi Barat, Enny Handhayany menyampaikan kebakaran yang terjadi di puncak Gunung Raung pada Selasa (8/9) tidak terlalu besar, yakni lausannya sekitar setengah hektare dan berhasil dipadamkan oleh petugas dan pengelola.

“Penutupan jalur pendakian oleh pengelola melalui surat edaran sesuai dengan perjanjian kerja sama bahwa pengelola punya kewenangan menutup jalur pendakian ketika keadaan (force majure),” kata Enny dikutip dari Kantor Berita Antara, Rabu (9/9).

Baca juga:  Tiga Hari Berturut-turut, Jumlah Pasien COVID-19 Sembuh Harian Nasional Lampaui Kasus Baru

Menurut dia, penutupan jalur pendakian Gunung Raung yang memiliki ketinggian 3.332 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu dilakukan sebagai bentuk antisipasi hal yang tidak diinginkan.

Karena, kata Enny, titik kebakaran di puncak Gunung Raung yang terletak di wilayah selatan Banyuwangi tersebut, tidak jauh dari jalur pendakian.

Enny menambahkan, kebakaran di Gunung Raung tiga pekan lalu juga sempat terjadi, namun bisa diatasi atau berhasil dipadamkan oleh petugas Perhutani maupun pengelola.

Baca juga:  Hindari Ibu-ibu, Truk Seruduk Dua Pemotor

“Selain jalur pendakian Gunung Raung, kami juga menutup sementara jalur pendakian di Gunung Ranti yang terletak di kawasan Taman Wisata Alam Kawah Ijen,” katanya. (kmb/balipost)

BAGIKAN