Sejumlah senapan angin yang diamankan Polisi pascakejadian (BP/istimewa)

BANGLI, BALIPOST.com – Seorang warga Desa Bangbang, Tembuku, I Ketut Puja Antara (41), meninggal dunia akibat tertembak senapan angin saat berburu. Korban meninggal saat menjalani perawatan intensif di RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah, Denpasar.

Kapolsek Tembuku AKP I Putu Dadi membenarkan korban meninggal dalam perawatan. Korban menghembuskan napas terakhir pada Jumat (4/9). Dikatakan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu laporan resmi hasil autopsi jenasah korban dari pihak rumah sakit. Otopsi dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian. “Jenazah diautopsi Minggu pagi,” jelasnya.

Baca juga:  Lawar Lover Wajib Coba! 4 Warung Ini Sajikan Rasa Khas yang Susah Ditandingi

Insiden nahas tersebut terjadi di area jurang wilayah Banjar Sidaparna, Desa Yangapi, Tembuku, pada Rabu (2/9) sekira pukul 22.00 WITA. Saat itu, korban pergi berburu bersama lima rekannya yang masing-masing membawa senapan angin.

Ketika rombongan terbagi menjadi dua kelompok, terdengar suara benda jatuh berbarengan dengan letusan tembakan. Saat didekati, rekan-rekan korban mendapati Puja sudah terkapar tidak sadarkan diri di tanah dengan luka di bagian kepala serta senter yang terpasang di kepalanya telah terlepas. Korban sempat dilarikan ke RS BMC Bangli sebelum akhirnya dirujuk ke RSUP Prof. Ngoerah Denpasar.

Baca juga:  Taati Perda, Pemkab Gianyar Minta Investor Lengkapi Perizinan

Dari hasil pemeriksaan di lokasi kejadian, polisi menemukan senapan angin milik korban dalam kondisi patah. Polsek Tembuku telah meminta keterangan rekan-rekan korban yang ikut berburu dan mengamankan seluruh senapan angin yang dibawa saat kejadian untuk proses lebih lanjut. (Dayu Swasrina/balipost)

BAGIKAN