Mobil pickup yang terlibat tabrakan dengan truk di Melaya merenggut korban jiwa, Sabtu (5/9) siang. (BP/istimewa)

NEGARA, BALIPOST.com – Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur Denpasar-Gilimanuk. Kali ini, dua kendaraan terlibat tabrakan di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk KM 108-109, Banjar Taman, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, Jembrana, Sabtu (5/9) sekitar pukul 13.00 Wita.

Kecelakaan tersebut melibatkan Isuzu Pick Up bernomor polisi P 8273 VQ dengan Truk Tractor Head Mercedes Benz nomor polisi S 8395 UP. Akibat benturan, pengemudi pick up berinisial HB (37), asal Banyuwangi, Jawa Timur, mengalami luka cukup serius.

HB mengalami luka pada bagian wajah, tangan kanan dan kaki kanan. Korban sempat dilarikan untuk mendapatkan penanganan medis di Puskesmas I Melaya. Namun, nyawanya tidak tertolong dan korban dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan.

Baca juga:  Kasus Penganiayaan hingga Tewas, Polisi Tetapkan 4 Tersangka

Sementara pengemudi Truk Tractor Head Mercedes Benz, S (48), asal Jombang, Jawa Timur, tidak mengalami luka dalam kecelakaan tersebut. Dari kejadian ini, kerugian material diperkirakan mencapai Rp23 juta.

Kasat Lantas Polres Jembrana AKP I Wayan Sugianta, S.H., mengatakan, berdasarkan penanganan awal di lokasi, kecelakaan bermula saat Isuzu Pick Up melaju dari arah timur menuju barat.

Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga bergerak ke kanan hingga masuk ke jalur berlawanan. Pada saat bersamaan, dari arah barat menuju timur melaju Truck Tractor Head Mercedes Benz di jalurnya. Tabrakan pun tidak dapat dihindari di jalur sebelah kanan dari arah timur.

Baca juga:  Pengungsi Asal Amerta Bhuana Meninggal di Talibeng

Petugas Satlantas Polres Jembrana telah melakukan penanganan di lokasi kejadian, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan data terkait kecelakaan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. AKP I Wayan Sugianta mengingatkan masyarakat, khususnya pengguna jalur Denpasar-Gilimanuk, agar tidak mengabaikan faktor keselamatan selama berkendara. Konsentrasi menjadi salah satu hal penting untuk mengantisipasi kecelakaan, terutama di jalur utama yang memiliki arus kendaraan cukup padat.

“Kami menghimbau kepada seluruh pengendara agar tetap berkonsentrasi, berhati-hati dan memastikan kendaraan berada pada jalurnya. Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan,” tegasnya.

Baca juga:  Tujuh Wilayah Alami Penambahan Kasus COVID-19, Enam Diantaranya Alami Lonjakan Kasus

Selain itu, pengendara diminta tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan apabila kondisi tubuh tidak fit. Kepatuhan terhadap rambu dan aturan lalu lintas juga menjadi bagian penting dalam mencegah terjadinya kecelakaan.

“Jangan terburu-buru saat berkendara. Jaga jarak aman, kendalikan kecepatan dan pastikan setiap manuver dilakukan dengan memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitar,” imbuhnya. (Surya Dharma/balipost)

BAGIKAN