Umat muslim mengamati rangkaian telur hias saat peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW 2025 di Masjid Besar Al-Muhajirin Kepaon, Denpasar, Sabtu (6/9/2026). Tradisi penggunaan telur dalam peringatan ini bagi warga di Kampung Islam Kepaon adalah merupakan simbolisasi dari kesuburan, berkah, persatuan, dan toleransi. (BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Perayaan Maulid Nabi di Kampung Islam Kepaon, Denpasar akan dilakukan pada Selasa (25/8). Perayaan diawali dengan pawai yang dimulai pukul 07.00 WITA.

Kepala Dusun Kampung Islam Kepaon, Asma Ulhusna, S.M., M.Pd., Gr saat diwawancarai, Senin (24/8) mengatakan, perayaan Maulid Nabi tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Dimulai dengan pawai yang dilakukan pada pukul 07.00 WITA.

Baca juga:  Pangerupukan di Buleleng Dimeriahkan Seribuan Ogoh-ogoh

Pawai akan diikuti oleh ratusan orang dengan peserta siswa dari sekolah-sekolah di Kampung Islam Kepaon dan peserta Khitanan (sunatan) masal. “Untuk peserta dan format pawai masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujar Asma.

Demikian untuk iring-iringan yang dibawa seperti Balai Suji serta bunga telor dalam baskom yang dijinjing menuju masjid. “Untuk bunga telur itu jumlahnya tidak melebihi dari balai suji. Itu akan dijinjing menuju masjid,” ujarnya.

Baca juga:  Sumerta Kelod Data Rumah Kumuh

Sesampai di masjid akan dilakukan dengan zikir. Demikian kegiatan di masjid akan berlangsung hingga pukul 15.00 WITA. (Widiastuti/balipost)

BAGIKAN