
DENPASAR, BALIPOST.com – Koran Bali Post pada hari ini, Sabtu (22/8) menerbitkan beragam berita yang terjadi di seputar Bali dan Indonesia.
Dari Gubernur Koster serahkan bantuan Rp1 miliar untuk korban gempa NTT hingga menyoal ulah WNA di Bali.
1. Gubernur Koster Serahkan Bantuan Rp1 M untuk Korban Gempa NTT
Kupang (Bali Post) –
Kepedulian Pemerintah Provinsi Bali terhadap korban bencana gempa di Flores Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali ditunjukkan Gubernur Bali Wayan Koster.
Gubernur Koster turun langsung menyerahkan bantuan senilai Rp1 miliar untuk membantu masyarakat terdampak gempa di NTT.
2. Dua Wakil Rektor Unsoed Purwokerto Ditangkap KPK
Jakarta (Bali Post) –
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan dua Wakil Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT).
Keduanya masing-masing, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Unsoed Prof. Norman Arie Prayogo dan Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unsoed Prof. Kuat Puji Prayitno.
3. Sedimen Bendungan Telaga Tunjung Mulai Dikeruk
Singasana (Bali Post) –
Balai Wilayah Sungai (BWS) mulai melakukan normalisasi Bendungan Telaga Tunjung di Kecamatan Kerambitan, Tabanan, sejak Senin (17/8) dengan mengerahkan dua alat berat untuk mengeruk sekitar 50.000 meter kubik sedimen secara bertahap, namun pekerjaan masih terkendala kondisi air yang baru surut 10-15 persen.
Petugas Operasi dan Pemeliharaan Bendungan Telaga Tunjung, I Wayan Eka Sudarsana, mengatakan tahap awal normalisasi difokuskan pada pengumpulan material tanah di sisi bendungan.
4. Dirut KAI Sebut Pengembangan Jalur Kereta di Bali Masih Dikaji
Jakarta (Bali Post) –
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin mengatakan studi pengembangan jalur kereta di tiga wilayah masih dalam kajian.
Salah satunya jalur kereta di Bali selain Trans Kalimantan dan Sumatra.
Bobby mengatakan studi pengembangan jalur kereta di Kalimantan hingga Bali menjadi prioritas
pembangunan perkeretaapian nasional sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
5. Menyoal Ulah Kriminal WNA di Bali, Main Keroyok, Pembunuhan hingga Operasionalkan Judol
Mangupura (Bali Post) –
Kehadiran warga negara asing (WNA) di Bali tidak hanya untuk pelesiran.
Ada juga yang berbisnis bahkan menjadi pelaku kriminal, mulai dari operasikan judol hingga pembunuhan. (*)










