
DENPASAR, BALIPOST.com – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung, Denpasar, Bali, terbakar pada Sabtu (22/8) sekitar pukul 12.00 WITA. Api sempat membakar area timbunan sampah, namun berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar 17 menit setelah petugas melakukan penanganan.
Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Provinsi Bali, I Made Dwi Arbani, mengatakan kebakaran diduga dipicu kondisi panas di kawasan TPA. Menurutnya, sumber api belum mengarah pada penyebab spesifik seperti puntung rokok.
“Kenapa penyebabnya? Panas, biasa. Kan biasa panas, nggak tiba-tiba. Jadi kita sudah standby terus di sini,” kata Dwi Arbani saat dikonfirmasi, Sabtu (22/8).
Ia menjelaskan, kondisi panas di area timbunan sampah memang menjadi salah satu hal yang diantisipasi pengelola TPA. Karena itu, petugas telah disiagakan berikut peralatan pemadam untuk merespons apabila muncul titik api.
Menurut Dwi Arbani, terdapat dua tangki air yang dilengkapi nozzle dan selalu dalam posisi siap digunakan. Selain itu, penanganan juga didukung alat berat untuk mengisolasi timbunan sampah agar api tidak merambat ke area lain.
Penanganan cepat tersebut membuat api berhasil dipadamkan sekitar 17 menit sejak diketahui. Setelah api padam, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
“Baru pendinginan. Petugas langsung ada di sini. SOP-nya memang seperti itu,” ujarnya.
Dwi Arbani menyebut area yang terdampak kebakaran diperkirakan sekitar 15 meter kali 5 meter bagian yang terbakar.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, tiga alat berat turut dikerahkan. Masing-masing berasal dari Pemerintah Kota Denpasar, Pemerintah Kabupaten Badung, dan Pemerintah Provinsi Bali. Alat berat tersebut digunakan untuk membantu mengisolasi dan mengurai timbunan sampah sehingga proses pemadaman lebih efektif.
Setelah api berhasil dikendalikan, petugas pemadam kebakaran kemudian melakukan pendinginan di lokasi. Aktivitas pembuangan sampah ke TPA Suwung juga kembali berjalan normal.
Dwi Arbani mengatakan sekitar pukul 14.00 Wita lebih aktivitas pembuangan sampah telah kembali normal. Truk-truk pengangkut sampah kembali masuk ke kawasan TPA.
“Jam dua lebih sedikit sudah normal. Truk lagi masuk,” katanya.
Terkait korban jiwa maupun kerusakan peralatan, Dwi Arbani memastikan tidak terdapat korban dalam peristiwa tersebut. Ia juga tidak menyebut adanya kerusakan berarti terhadap alat yang digunakan dalam penanganan kebakaran.
Sebelumnya, video kebakaran TPA Suwung beredar di masyarakat. Dalam rekaman tersebut terlihat kobaran api dan kepulan asap di area TPA, sementara alat berat dikerahkan untuk membantu menangani titik api. (Ketut Winata/balipost)










