
DENPASAR, BALIPOST.com – Suasana berbeda mulai terlihat di kawasan Museum Perjuangan Rakyat Bali (MPRB) atau yang lebih dikenal dengan Monumen Bajra Sandhi, Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Renon, Denpasar. Memasuki Agustus yang sarat dengan momentum sejarah, kawasan tersebut dipercantik untuk menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus HUT ke-68 Provinsi Bali.
Pada malam hari, kemegahan Monumen Bajra Sandhi semakin terasa dengan sorotan lampu berwarna merah putih. Pencahayaan tersebut memberikan nuansa berbeda sekaligus memperkuat atmosfer peringatan kemerdekaan di kawasan yang menjadi salah satu ikon sejarah perjuangan rakyat Bali tersebut.
Kepala UPTD Museum Perjuangan Rakyat Bali (MPRB), Gede Nova Widiarta, mengatakan sejumlah persiapan telah dilakukan pihaknya untuk menata dan mempercantik kawasan museum. Penataan tersebut juga dilakukan bersamaan dengan pemasangan berbagai atribut merah putih dalam menyambut peringatan HUT Kemerdekaan RI.
“Pohon-pohon di kawasan Lapangan Renon dirapikan dan kebersihannya dijaga agar terlihat lebih rapi dari luar. Terlebih, lapangan ini akan digunakan untuk apel upacara bendera,” ujar Nova, Kamis (13/8).
Menurutnya, kebersihan dan kerapian kawasan menjadi perhatian penting karena Lapangan Renon akan menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat dalam rangkaian menyambut peringatan kemerdekaan.
Tidak hanya penataan taman dan lingkungan, pengelola MPRB juga memaksimalkan pencahayaan pada bangunan, baik dari sisi dalam maupun luar. Pada malam hari, lampu bernuansa merah putih sengaja ditampilkan untuk memberikan kesan semarak kemerdekaan.
“Malamnya kita percantik dengan lampu merah putih agar terlihat semakin indah bernuansa kemerdekaan RI,” tegasnya.
Nova menambahkan, MPRB tidak menggelar program khusus dalam rangka HUT ke-81 RI maupun HUT ke-68 Provinsi Bali. Kendati demikian, kawasan Lapangan Renon dipastikan tetap menjadi salah satu ruang publik yang ramai digunakan masyarakat untuk berbagai kegiatan menyambut peringatan 17 Agustus.
Aktivitas masyarakat bahkan mulai meningkat sejak 13 Agustus. Sejumlah sekolah maupun organisasi memanfaatkan kawasan tersebut untuk melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan peringatan Hari Kemerdekaan.
“Mulai 13 Agustus ini saja, sudah banyak masyarakat, baik dari sekolah maupun organisasi, yang menggunakan lapangan,” terangnya.
Dengan penataan lingkungan, pemasangan atribut merah putih, serta pencahayaan pada malam hari, wajah Monumen Bajra Sandhi dan kawasan Renon pun semakin semarak. Selain memperkuat suasana perayaan kemerdekaan, penataan tersebut sekaligus menjaga kawasan bersejarah itu tetap rapi dan representatif di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat sepanjang Agustus. (Ketut Winata/balipost)










