
SINGARAJA, BALIPOST.com – Lomba gerak jalan tetap menjadi magnet dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Buleleng. Hal itu terlihat dari keikutsertaan 123 regu tingkat Sekolah Dasar (SD) yang diberangkatkan Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, pada Selasa (4/8), untuk menempuh lintasan sejauh 8 kilometer.
Gerak jalan tingkat SD tersebut menjadi pembuka rangkaian lomba gerak jalan yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng dalam memeriahkan HUT RI. Selain kategori SD, panitia juga akan menggelar lomba gerak jalan tingkat SMP , SMA/SMK sederajat hingga gerak jalan 45 kilometer yang diikuti, mahasiswa, dan masyarakat umum.
Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, mengatakan, gerak jalan telah menjadi agenda rutin Pemkab Buleleng setiap peringatan HUT RI. Bahkan, menurutnya, Buleleng masih menjadi salah satu daerah yang tetap mempertahankan pelaksanaan gerak jalan 45 kilometer.
“Hari ini kita memulai dengan pelepasan gerak jalan tingkat SD dengan jarak tempuh delapan kilometer. Besok dilanjutkan tingkat SMP, kemudian ditutup dengan gerak jalan 45 kilometer yang diikuti siswa, mahasiswa, dan masyarakat umum,” ujarnya.
Supriatna mengungkapkan, animo peserta terus meningkat dari tahun ke tahun. Hampir seluruh sekolah di Kabupaten Buleleng selalu mengirimkan perwakilan, sehingga gerak jalan menjadi salah satu kegiatan yang paling dinantikan dalam peringatan HUT Kemerdekaan RI. Berkaca dari tahun sebelumnya peserta hanya 105 regu.
“Setiap tahun pesertanya cukup banyak. Dari pengamatan kami, kegiatan ini selalu mendapat antusiasme tinggi, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, mahasiswa hingga peserta umum,” katanya.
Terkait usulan penambahan jumlah pemenang karena banyaknya peserta, Supriatna menegaskan panitia tetap mengacu pada standar perlombaan yang berlaku, yakni menetapkan Juara I, II, III, serta Harapan I, II, dan III.
“Standarnya memang seperti itu. Kalau jumlah juara ditambah, tentu nilai hadiah yang diterima masing-masing akan lebih kecil. Karena itu kita tetap mengikuti ketentuan yang ada,” jelasnya.
Untuk kategori SD, peserta menempuh lintasan sepanjang 8 kilometer. Start dimulai dari GOR Bhuwana Patra menuju Jalan Ngurah Rai, Jalan Pramuka, Jalan Diponegoro, Jalan Erlangga, Jalan Imam Bonjol, Jalan Veteran, Jalan Pahlawan, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Ahmad Yani, Jalan Dewi Sartika Selatan, Jalan Udayana, kemudian finis kembali di GOR Bhuwana Patra melalui pintu barat.
Panitia juga menyiapkan hadiah dengan total puluhan juta rupiah bagi para pemenang. Juara I memperoleh piala tetap, piagam, dan uang pembinaan sebesar Rp15 juta. Juara II menerima piala, piagam, dan uang pembinaan Rp12,5 juta, sedangkan Juara III memperoleh piala tetap, piagam, dan uang pembinaan Rp10 juta. Sementara Juara Harapan I mendapatkan piagam dan uang pembinaan Rp8 juta, Harapan II memperoleh piagam dan Rp7 juta, serta Harapan III menerima piagam dan uang pembinaan sebesar Rp6 juta. (Yudha/balipost)










