
DENPASAR, BALIPOST.com – Sepinya kunjungan ke Pasar Badung khususnya lantai 3 dan 4, membuat pendapatan baik pedagang maupun perumda pasar menurun. Hal tersebut pula yang membuat tunggakan pedagang di Pasar tersebut cukup tinggi.
Mengatasi tantangan tersebut, Dirut Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar, I Wayan Suadi Putra, Senin (3/7), mengatakan, pihaknya akan mempelajari teknis akses langsung ke lantai 3 dan 4 tanpa harus masuk lantai 1 dan 2 terlebih dahulu. Dia mengakui akses lantai 3 dan 4 Pasar Badung cukup sulit dicapai yang membuat kunjungan sepi. Hal tersebut membuat kekosongan los/kios di lantai 3 dan 4 terjadi.
“Kemarin kita sudah sempat diskusikan. Masih kita pelajari untuk menuju lantai 3 dan 4, kebetulan background kami orang teknik. Kami berencana membuat akses langsung ke lantai 3 dan 4 menuju pusat kuliner,” katanya.
Akses tersebut nantinya akan bisa didapat dari luar tanpa harus masuk ke lantai 1 dan 2. “Mungkin dengan seperti lift itu. Harapan kami agar bisa menarik minat pengunjung ke lantai tersebut,” katanya.
Lebih lanjut dikatakannya, sesuai laporan Kepala Pasar Kumbasari, kunjungan ke pasar Seni Kumbasari saat ini sudah semakin ramai dan banyak diantara wisatawan yang berkunjung tersebut menanyakan pusat kuliner. Mengingat hal tersebut, lantai 3 dan 4 ini sangat potensial namun ada PR yang harus dikerjakan yakni memperbaiki akses. “Mungkin itu yang tentu kami akan pelajari lebih lanjut teknologi apa yang bisa digunakan nanti,” katanya.
Selain dari sisi akses, pihaknya juga berencana mengajak pengelola tenant untuk bekerjasama menyampaikan ide-idenya terkait potensi yang bisa digarap pada pusat kuliner tersebut. “Kalau semisal ada vendor berani masuk, kita tinggal perbaiki akses saja nanti,” ungkapnya. (Widiastuti/balipost)










