Petugas Labfor Polda Bali melakukan olah TKP kebakaran di proyek bangunan, Jalan Raya Sesetan, Denpasar Selatan. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Kebakaran yang terjadi pada proyek pembangunan rumah sakit yang beralamat di Jalan Raya Sesetan sempat membuat puluhan korban mengalami sesak napas. Ada sekitar 20 orang yang mengalami sesak dan mendapatkan penanganan di lokasi. Hal tersebut diungkapkan oleh kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Triana saat dikonfirmasi, Kamis (30/7).

Ia mengatakan, korban yang mengalami sesak saat itu langsung diberikan penanganan oksigen melalui ambulans. “Ada 20 orang yang sempat sesak nafas karena asap cukup tebal. Namun semuanya sudah dibantu oksigen melalui mobil ambulans,” katanya.

Baca juga:  Insinerator Pemkab Badung Disegel Permanen, Pemerintah Siapkan Alternatif Pengolahan Sampah

Berdasarkan informasi yang diterima, Triana mengatakan, kebakaran proyek bangunan tersebut terjadi pada Rabu (29/7) sekitar pukul 10.30 WITA. Laporan dilakukan langsung oleh pihak rumah sakit.

Penyebab kebakaran diperkirakan karena korsleting listrik. Untuk kerugian, kata dia, belum diketahui.

Luas bangunan yang terbakar sekitar 7 x 5 meter. Terhadap laporan yang diterima, pihaknya menerjunkan sejumlah personel ke lokasi.

Adapun tim yang mengantensi di TKP dari 4 pos, yakni Pos Induk, Pos Marhen, Pos Juanda, Pos Cokroaminoto. Menurut Triana pemadaman di lokasi membutuhkan waktu sekitar 2 jam. (Widiastuti/balipost)

Baca juga:  Gen Z Bali Diminta Pahami Kebijakan 100 Tahun ke Depan
BAGIKAN