Masyarakat berbelanja di pasar murah yang diselenggarakan di Banjar Sedana Mertha, Kelurahan Ubung. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Dewasa ayu atau ala ayuning dewasa memiliki peran penting sebagai pedoman dalam menentukan waktu yang tepat untuk melakukan sebuah kegiatan dalam tradisi masyarakat Bali. Secara etimologis, ala berarti buruk atau kurang baik, sedangkan ayu berarti indah, baik, atau utama.

Dewasa bermakna hari, waktu, atau momentum. Maka ala ayuning dewasa dapat dipahami sebagai perhitungan waktu yang mempertimbangkan sisi baik (ayu) dan kurang baik (ala), sehingga dapat dipilih saat yang paling harmonis untuk suatu kegiatan.

Baca juga:  Banyak Warga Terinfeksi COVID-19 Lakukan Isoman, Satgas Beri Prosedur yang Benar

Memilih waktu yang tepat untuk melakukan sebuah kegiatan ataupun upacara sama halnya dengan menjaga keseimbangan antara sekala dan niskala. Berikut ala ayuning dewasa hari ini, 28 Juli 2026 dikutip dari kalenderbali.org.

Kala Dangu
Tidak baik untuk memulai suatu pekerjaan, pindah tempat, bepergian.

Kala Sarang
Mengandung sifat boros/terapas. Tidak baik untuk berbelanja

Kala Temah
Tidak baik untuk dewasa ayu.

Panca Prawani
Tidak baik dipakai dewasa ayu.

Baca juga:  Idul Adha, Kemenhub Terbitkan Aturan Baru Pengetatan Perjalanan Laut Jawa-Bali

Pepedan
Baik untuk membuka lahan pertanian baru. Tidak baik untuk membuat peralatan dari besi.

Purwani
Tidak baik dipakai dewasa.

Sri Tumpuk
Baik untuk mencari burung (mapikat).

Tunut Masih
Baik untuk melas rare (bayi menetek), mulai mengajar/melatih ternak bekerja, membentuk perkumpulan (organisasi), memulai membuka sekolah atau perguruan, baik untuk nelusuk (mencocok hidung sapi atau kerbau) diisi tali pengikat. (Sumarthana/balipost)

BAGIKAN