Wakil Wali Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa (BP/wid)

DENPASAR, BALIPOST.com – Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Kota Denpasar pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Denpasar Tahun Anggaran (TA) 2025 mengalami penurunan. Dari Rp757,55 miliar pada 2024 turun menjadi Rp644,73 miliar pada 2025.

Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menyebutkan angka SiLPA akan terus ditekan setiap tahunnya termasuk pada 2026 ini. Hal tersebut diungkapkannya usai Rapat Paripurna ke-9 Masa Persidangan II, Selasa (14/7).

Baca juga:  Harga Emas Tiga Produk Ternama Turun Kompak Hari Ini, Cek Harganya

“Memang dari 2024 ke 2025 itu terjadi penurunan. Itu sesuai saran dari teman-teman fraksi. Teman-teman anggota dewan mendorong agar SiLPA bisa ditekan dari tahun ke tahun,” katanya.

Lebih lanjut Arya Wibawa mengatakan, penurunan SiLPA dilakukan perlahan, tidak bisa tiba-tiba diturunkan tajam. Hal tersebut bisa saja menganggu sistem yang sudah berjalan. “Oleh karena itu, kita di Pemerintah Kota akan berupaya terus menurunkan SILPA,” terangnya.

Baca juga:  Tidak Baik untuk Menggelar Ngaben, Berikut Ala Ayuning Dewasa 27 Februari 2026

Untuk diketahui, pada APBD 2025, pendapatan daerah Kota Denpasar dirancang Rp3,38 triliun lebih dengan realisasi yang dapat dicapai Rp3,56 triliun lebih. Realisasi Pendapatan Daerah didominasi oleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp2,22 triliun lebih.

Angka ini pun tumbuh sebesar 109,97 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp2,01 triliun lebih. Untuk Belanja Daerah, anggaran yang ditetapkan berjumlah Rp4,08 triliun lebih dengan tingkat realisasi sebesar Rp3,61 triliun lebih.

Baca juga:  Ngerebeg di Desa Tegal Darmasaba, Diwariskan Sejak Abad ke-14

Sementara itu untuk struktur pembiayaan daerah yang terdiri dari penerimaan pembiayaan terelisasi Rp757,55 miliar. Pengeluaran pembiayaan yang digunakan untuk penyertaan modal/investasi sebesar Rp58,50 miliar. (Widiastuti/balipost)

BAGIKAN