Kondisi ubin di anjungan Penelokan sisi selatan tampak berlubang. (BP/Ina)

BANGLI, BALIPOST.com – Anjungan Penelokan, Kintamani yang selama ini menjadi salah satu objek wisata andalan untuk menarik kunjungan wisatawan kurang mendapat perhatian serius dari Pemkab Bangli. Buktinya kerusakan sejumlah fasilitas khususnya di anjungan sisi selatan tak kunjung diperbaiki.

Berdasarkan pantauan, kondisi anjungan di sisi selatan tampak kurang terawat dan mengalami kerusakan di sejumlah titik. Ubin/lantai di anjungan banyak yang sudah berlubang karena terlepas. Selain itu, fasilitas tempat duduk tampak kusam. Tanaman hias di area taman juga terlihat mengering. Kondisi itu diperparah dengan kebersihan yang kurang, terutama di areal menuju lantai bawah yang tampak kotor dan berisi keranjang bekas. Tidak hanya itu, beberapa fasilitas di area tersebut juga dimanfaatkan oleh sejumlah pedagang sebagai tempat menggelar barang dagangan.

Baca juga:  Sudah Sempat "Disemprit" Satpol PP, Pembangunan Ruko di BB Agung Membandel

Meski kondisinya demikian, obyek wisata tersebut terpantau tetap didatangi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Dari areal itu wisatawan dapat menikmati keindahan pemandangan Gunung dan Danau Batur yang memesona.

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kabupaten Bangli, Wayan Dirga Yusa, menyatakan bahwa pihak berencana mengusulkan anggaran perbaikan tahun depan. Diakuinya bahwa anjungan di sisi selatan belum pernah mendapat perbaikan pasca ditata beberapa tahun lalu.

Baca juga:  Pelatih Yogi Merespons Pembentukan Asosiasi Pelatih

“Kita usulkan tahun 2027 jika disetujui TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) Bangli,” ujarnya saat dikonfirmasi Minggu (12/7).

Ia menambahkan, usulan anggaran yang diajukan bukan untuk renovasi besar-besaran, melainkan bersifat parsial. “Usulan yang kita ajukan perbaikan sedikit-sedikit pada komponen yang rusak saja,” imbuhnya. (Dayu Swasrina/balipost)

BAGIKAN