Pemkab Badung menertibkan kabel semrawut di Canggu secara rutin dua kali sebulan untuk menjaga estetika, keamanan, dan kualitas kawasan wisata.(BP/istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Wajah kawasan wisata di Kuta Selatan kembali dibenahi. Kabel semrawut sepanjang 1,7 kilometer yang selama ini mengganggu pemandangan kini ditertibkan Pemerintah Kabupaten Badung.

Melalui Tim Penertiban Utilitas, kabel provider yang menggantung di sepanjang ruas Jalan Simpang Ungasan–Banjar Kauh Pura Puseh, Jalan Pura Batu Pageh, Kuta Selatan, diturunkan, pada Jumat (10/7).

Dalam kegiatan tersebut, kabel udara sepanjang kurang lebih 1,7 kilometer berhasil diturunkan. Penataan ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang lebih tertata, aman, dan estetis, sekaligus memperkuat citra Badung sebagai destinasi pariwisata kelas dunia.

Baca juga:  Akan Jalani "Abhiseka Cokorda," Mantan Bupati Badung Gde Agung Tolak Disebut Raja

Kepala Dinas Kominfo Badung, I Ketut Gede Arta, bersama tim lintas perangkat daerah menegaskan bahwa penataan utilitas merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan pemerintah daerah.

“Kami bersama tim melaksanakan penataan kabel utilitas. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat terus kami lakukan secara berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Badung untuk menjaga estetika kawasan sebagai destinasi pariwisata. Kami berharap seluruh pihak dapat memberikan kontribusi dalam rangka menjaga estetika kawasan,” ujar Gede Arta, Minggu (12/7).

Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan penertiban selama ini berjalan kondusif berkat dukungan berbagai pihak. Kondisi tersebut mencerminkan meningkatnya kesadaran kolektif dalam menjaga kualitas lingkungan dan wajah kawasan pariwisata.

Baca juga:  Puluhan Duktang Terjaring Tim Yustisi

“Selama ini kegiatan ini berjalan kondusif. Ini menjadi bentuk kesadaran kolektif kita bersama. Pariwisata membutuhkan dukungan dari seluruh komponen masyarakat, termasuk para pelaku pariwisata itu sendiri,” katanya.

Sebelumnya, Pemkab Badung juga telah melakukan penataan kabel provider sepanjang 2 kilometer di kawasan Pengubengan Kauh dan Pengubengan Kangin. Upaya ini menjadi bagian dari strategi penataan utilitas secara bertahap dan berkelanjutan guna menciptakan kawasan yang lebih nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.

Baca juga:  Pemerintah Tegaskan Tak Ada Data Pribadi Diserahkan ke AS

Penertiban utilitas dilaksanakan secara rutin setiap dua minggu sekali dengan memprioritaskan ruas jalan yang telah memiliki saluran utilitas bawah tanah. Langkah ini sekaligus mendorong percepatan migrasi jaringan telekomunikasi dari kabel udara ke sistem bawah tanah agar kawasan terlihat lebih rapi dan aman.

Sebelum proses penurunan dilakukan, seluruh penyedia layanan telekomunikasi telah diberikan waktu untuk merelokasi jaringan, memigrasikan pelanggan aktif, serta menyesuaikan topologi jaringan ke saluran bawah tanah yang telah disiapkan pemerintah. Dengan tahapan tersebut, penataan dapat berjalan lancar tanpa mengganggu layanan kepada masyarakat. (Parwata/balipost)

BAGIKAN